'Prabowo diusir dari Cendana karena dianggap khianati Soeharto'

Senin, 31 Maret 2014 11:02 Reporter : Hery H Winarno
'Prabowo diusir dari Cendana karena dianggap khianati Soeharto' TNI-Polri dukung pencapresan Prabowo. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Selain membantah tentang penculikan aktivis dan mahasiswa yang dilakukan Prabowo, caleg Partai Gerindra Bondan Winarno juga membeberkan perihal rumah tangga Prabowo. Bondan membeberkan mengapa Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu keluar dari Cendana.

Seperti diketahui, Prabowo sebelumnya menikah dengan Siti Hediyati Hariyadi alias Titiek Soeharto pada tahun 1983. Keduanya lalu bercerai di tahun 1998, tak lama setelah Soeharto lengser.

Menurut Bondan, tidak benar jika Prabowo cerai dengan Titiek Soeharto lantaran tidak mengurusi keluarga.

"Tuduhan pertama: @Prabowo08 cerai karena tidak becus mengurus keluarga," ujar Bondan lewat akun Twitter-nya @PakBondan yang dikutip merdeka.com, Senin (31/3).

Menurut Bondan, yang benar Prabowo diusir dari Cendana. Prabowo diusir lantaran dua hal.

"@Prabowo08 dianggap mengkhianati keluarga Cendana karena dua hal: Berani menganjurkan Presiden Suharto untuk mundur. @Prabowo08 tidak gunakan senjata dan malah membiarkan demonstran masuk ke kompleks DPR/MPR," tegas Bondan.

Bondan mengaku tidak asal dalam menentukan partai. Bondan terlebih dahulu menelusuri rekam jejak Prabowo sebelum akhirnya bergabung dengan Gerindra. Bondan juga menyebut Prabowo adalah pemimpin legendaris di Kopassus.

"@Prabowo08 pastikan kesejahteraan semua prajuritnya. Di medan perang, @Prabowo08 selalu pimpin dari garis terdepan. Saat memimpin Kopassus, kualitas kepemimpinan @Prabowo08 legendaris. Sampai sekarang anak buahnya masih loyal," tulis Bondan. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini