PPKM Level 3, Ini Aturan Pembelajaran Tatap Muka dan Ganjil Genap di Kota Cirebon

Kamis, 2 September 2021 11:40 Reporter : Merdeka
PPKM Level 3, Ini Aturan Pembelajaran Tatap Muka dan Ganjil Genap di Kota Cirebon Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi. ©2021 Youtube Like Cirebon/Editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Level penerapan PPKM di Kota Cirebon turun di level 3. Upaya yang selama dilakukan Pemkot Cirebon berhasil menekan penyebaran virus Covid-19. Kini Pemkot Cirebon berkeinginan agar pembelajaran bisa digelar tatap muka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, sudah boleh pembelajaran tatap muka. Namun pembelajaran tatap muka masih dilakukan secara terbatas.

"Hal itu tertuang dalam surat edaran Wali kota. Pembelajaran tatap muka juga mengacu pada surat keputusan bersama tiga menteri," ujar Agus Mulyadi, Rabu (1/9/2021).

Dia menjelaskan, dalam SKB tiga menteri diatur mengenai pembatasan kapasitas 50 persen. Untuk sekolah luar biasa mulai SD hingga SMA luar biasa dilakukan pembatasan kapasitas 62 sampai dengan 100 persen dengan jarak 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik.

Sementara untuk sekolah PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak maksimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas. "Pengawasan dan pengendalian pelaksanaan PTM dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Cirebon," kata dia.

Namun demikian, kata dia, penurunan level PPKM di Kota Cirebon tidak mengubah kebijakan ganjil genap. Menurut Agus, PPKM level 3 di Kota Cirebon masih dianggap belum aman.

Agus menyebutkan, kebijakan ganjil genap Kota Cirebon kemungkinan dicabut jika PPKM turun ke level 1. "Itupun setelah melewati proses evaluasi," ujar dia.

Menurut Agus, ganjil genap adalah mekanisme kebijakan agar mobilitas terkendali sehingga membuat perekonomian tumbuh. Agus mengatakan, pada pelaksanaannya sistem ganjil genap dianggap relatif baik. Masyarakat, kata dia, sudah terbiasa melaksanakan dan beradaptasi dengan aturan ini.

"Kalau level 2 ini sudah mulai bisa kita lihat," katanya.

Agus mengaku ingin melihat terlebih dahulu perkembangan dan dinamika kasus covid-19 seiring pelonggaran yang telah dilakukan. Apalagi, di tengah pelonggaran, sektor perdagangan, usaha dan wisata sudah mulai terlihat tumbuh. "Kami ingin momentum penurunan kasus ini terus dijaga," tandasnya.

Reporter:Panji Prayitno

Sumber: Liputan6.com [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Berita Kota Cirebon
  3. Cirebon
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini