PPKM Diperpanjang, Ini Alasan Pemerintah

Selasa, 4 Oktober 2022 09:00 Reporter : Merdeka
PPKM Diperpanjang, Ini Alasan Pemerintah Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil guna menekan laju penularan Covid-19.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru, PPKM akan berlaku mulai 4 Oktober sampai dengan 7 November 2022.

"Selama PPKM satu bulan ke depan, seluruh kabupaten/kota di Jawa-Bali maupun Luar Jawa Bali berada pada Level 1. Hal ini tertuang dalam Inmendagri No. 45 tahun 2022 dan Inmendagri 46 tahun 2022 yang diteken Mendagri Tito Karnavian pada 3 Oktober 2022," tulis siaran pers Puspen Kemendagri, Selasa (4/10).

Dirjen Bina Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA menyatakan, perpanjangan PPKM tetap dilakukan karena masih rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

"Kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster agar segera melakukan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat guna meningkatkan kekebalan atau antibody tubuh terhadap paparan Covid-19," imbau dia.

2 dari 3 halaman

Capaian Vaksinasi

Berdasarkan data, lanjut Safrizal, bahwa per 3 Oktober, total capaian vaksinasi dosis satu 204. 618.410 orang (87,20 %), sementara vaksin dosis kedua 171.229.832 orang (72,97%), dan dosis ketiga/booster baru 63.703.003 orang (27.15%). Dari total sasaran 234.666.020 Orang. Menurut dia, angka itu masih jauh dari kata cukup dan menyebabkan PPKM masih terus diperpanjang.

"Inilah masalah yang kita hadapi sehingga pemerintah tetap melakukan perpanjangan PPKM,” jelas dia.

Meski seluruh daerah berada pada Level 1, Safrizal tetap mendorong kewaspadaan dalam pengawasan dan pengendalian Covid-19 mulai dari level desa/kelurahan sampai tingkat kabupaten/kota tetap harus dilakukan supaya kesiapsiagaan menjaga aktivitas yang aman tetap bisa terjaga.

"PPKM adalah salah satu bentuk kesiapsiagaan dan kewaspadaan itu," jelas dia.

3 dari 3 halaman

Kasus Terkendali

Sekadar informasi, penentuan level kabupaten/kota tetap berpedoman pada Indikator Transmisi Komunitas pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan serta pertimbangan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kasus Covid-19 sudah terkendali dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini juga dibarengi dengan aktivitas masyarakat yang mulai normal seperti sebelum pandemi. Namun, kenaikan kasus tetap dapat terjadi kapan saja.

"Kami terus menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di daerah baik dari pemerintah, Forkompimda, TNI/Polri, ataupun para pemangku kepentingan lainnya untuk terus menjalin kerja sama, baik dalam penegakan protokol kesehatan untuk menjaga kondisi pandemi yang semakin membaik," tutup Safrizal.

Reporter: M Radityo/Liputan6.com. [yan]

Baca juga:
Pemerintah Perpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Daerah hingga 7 November
CEK FAKTA: Tidak Benar, PPKM Diperpanjang untuk Cegah Demo Kenaikan BBM
PPKM Diperpanjang hingga 3 Oktober, Seluruh Wilayah Indonesia Level 1
Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 5 September 2022, Semua Daerah Level 1
PPKM Luar Jawa-Bali Berlanjut, 386 Kabupaten-Kota Masuk Level 1
PPKM Level 1 Berlaku di Seluruh Indonesia, Begini Aturan Perubahannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini