PPDB Depok Jenjang SD Dibuka, Ini Caranya

Senin, 4 Juli 2022 10:37 Reporter : Nur Fauziah
PPDB Depok Jenjang SD Dibuka, Ini Caranya ilustrasi pendaftaran PPDB

Merdeka.com - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Depok jenjang sekolah dasar (SD) dimulai hari ini. Prosesnya berlangsung selama lima hari sejak 4-8 Juli. Setelah itu dilakukan pengumuman dan daftar ulang.

"Pendaftaran mulai hari ini Senin. Kemudian pengumuman 11 Juli dan daftar ulang pada 13-14 Juli," kata Ketua Pelaksana PPDB Kota Depok, Joko Soetrisno, Senin (4/7).

PPDB jenjang SD dilakukan dalam tiga jalur. Yaitu zonasi, afirmasi dan perpindahan orang tua. Untuk jalur zonasi memiliki kuota sebesar 70 persen, kemudian jalur afirmasi sebesar 25 persen. Jalur afirmasi sendiri dibagi dalam dua bagian yaitu siswa tidak mampu dan inklusi.

Untuk jalur afirmasi terdiri dari siswa tidak mampu sebanyak 15 persen dan inklusi 10 persen. Untuk jalur perpindahan orang tua atau anak Pendidik atau Tenaga Kependidikan (PTK), PTK ber-NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) sebesar lima persen.

"PPDB jenjang SD dilakukan berdasarkan zonasi dengan prioritas anak usia minimal enam tahun pada 1 Juli 2022 dengan sistem semi online," ujarnya.

Persyaratan:
-Usia anak harus 7 tahun.
-Usia di bawah 7 tahun memiliki Sertifikat Tanda Serta Belajar (STSB) atau ijazah Taman Kanak-Kanak (TK) atau Raudhatul Athfal (RA) atau kelompok Bermain (KB) atau setara PAUD sejenis (SPS).
-Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir, -Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua atau wali.

"Memiliki Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan sebelum 1 Juli 2021, serta menyerahkan surat pernyataan tanggung jawab mutlak orang tua/wali calon peserta didik bermaterai Rp 10.000," ujarnya.

Tahap awal PPDB adalah dengan pendaftaran dan tahap selanjutnya adalah seleksi persyaratan. Seleksi usia 7 tahun prioritas dalam zonasi 2 KM. Jika kuota belum tercapai dilakukan seleksi Sertifikat Tanda Serta Belajar (STSB), usia 7 tahun dalam zonasi 3 KM.

"Kalau memenuhi syarat calon peserta didik dapat bersekolah di sekolah yang dituju," katanya. [rhm]

Baca juga:
SD Negeri di Solo Ini Hanya Punya 1 Murid Baru dari Penerimaan PPDB, Ini Alasannya
Heboh Kasus Pelajar Titipan Warnai PPDB 2022 Sidoarjo, Pengakuan Sekolah Tuai Sorotan
Hasil PPDB DKI Diumumkan Sore Ini, Begini Cara Ceknya
Kemendagri akan Dalami Surat Rekomendasi Wali Kota Serang 'Titip' Pelajar
Surat Rekomendasi 'Titip' Pelajar di PPDB, Wali Kota Serang Bantah Bantu Pejabat
Surat Rekomendasi 'Titip' Pelajar di PPDB Tersebar, Wali Kota Serang: Hanya Membantu

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini