PPATK Sudah Serahkan Analisis 5 WNI Diduga Mendanai ISIS Sejak 2020

Rabu, 11 Mei 2022 16:47 Reporter : Ronald
PPATK Sudah Serahkan Analisis 5 WNI Diduga Mendanai ISIS Sejak 2020 Kepala PPATK Ivan Yustiavandana. ©2022 Merdeka.com/antara

Merdeka.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengklaim telah menganalisis lima Warga Negara Indonesia (WNI) yang disanksi AS karena dugaan mendanai ISIS. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan hasil analisis telah disampaikan kepada aparat penegak hukum sejak 2020.

"Iya kami sudah pernah sampaikan beberapa hasil analisis terkait dengan nama-nama tersebut sejak tahun 2020. Kami memang sudah memantau nama-nama tersebut sejak lama dan bekerjasama dengan aparat terkait," kata kepada merdeka.com, Rabu (11/5).

Hingga saat ini, PPATK masih melakukan penelusuran terkait keterlibatan kelima WNI dengan ISIS, termasuk jumlah dan rekening mereka.

"Kami sudah proses penelusuran. Masih dalam analisis," katanya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengklaim sudah mengetahui tentang profil 5 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat fasilitator keuangan ISIS di Indonesia, Suriah, dan Turki. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ahmad Nurwahid.

"Memang terlibat dalam jaringan FTF ISIS," katanya kepada merdeka.com, Selasa (10/5).

Dia mengatakan, mereka ada yang masih dalam penjara dan ada pula yang sudah keluar dari penjara. "Kita membaca pencantuman nama-nama tersebut sebagai bagian dari pencegahan pendanaan terorisme yang sejalan juga dengan amanat UU No.9/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme," katanya.

BNPT akan menindaklanjuti sesuai dengan otoritas dan wewenang yang ada berdasarkan UU No.9/2013. Di mana BNPT menjadi salah-satu Lembaga yang terlibat di dalamnya khususnya melalui mekanisme DTTOT (Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Terorisme).

"Langkah BNPT akan berkoordinasi dengan lembaga terkait dan dalam kasus FTF BNPT sejatinya sudah memiliki satgas penanggulangan FTF yang dipimpin oleh kepala BNPT sebagaimana keputusan kemenkopolhukam," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Berikut WNI yang terlibat Foreign Terroris Fighter (FTF) ISIS:
1. Dwi Dahlia Susanti asal tasikmalaya saat ini berdasarkan perlintasan di Turki

2. Rudi Heryadi asal Sawangan Depok dideportasi dari Turki 27 September 2019 dan proses pidana baru keluar bebas bersyarat kemarin 9 Mei 2022.

3. Ari Kardian asal Tasikmalaya ditangkap 2016 sebagai fasilitator saat sdh bebas

4. Muh Dandi Adhiguna asal Cianjur Jabar fasilitator keberangkatan ke Suriah

5. Dini Ramadhani asal Tegal Jateng fasilitator bergabung ISIS diduga berada di Turki. [ray]

Baca juga:
Densus Pantau Pergerakan 5 WNI Kena Sanksi AS Terkait Danai Keuangan ISIS
BNPT Ungkap 5 Sosok WNI Danai ISIS di Suriah, Ada yang Tinggal di Depok
Rekam Jejak 5 WNI Disanksi AS Karena Danai ISIS, 2 Ada di Indonesia
Ini Profil dan Peran Lima WNI yang Disanksi AS karena Bantu Keuangan ISIS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini