Ponpes Al Basyariyah dibuat panik saat terduga teroris digerebek

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 9 Mei 2013 14:21
Ponpes Al Basyariyah dibuat panik saat terduga teroris digerebek
Ponpes Al Basyariyah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Tak jauh dari lokasi penggerebakan sarang teroris di salah satu kontrakan Desa Cigondewah, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, terdapat Pondok Pesantren Al-Basyariyah. Kemarin orang tua santri sempat panik bahkan ada yang menjemput karena disebut-sebut Ponpes tersebut adanya keterkaitan dengan para tersangka.

Kepala Sekolah Al-Basyariyah Endang Suhendi pun membantah isu miring tersebut. Dia menegaskan bahwa Ponpes tidak ada hubungannya dengan penggerebekan yang menewaskan tiga terduga teroris.

"Jelas kejadian kemarin sempat membuat kami kaget, apalagi kejadian ini sangat berdekatan dengan Ponpes kami. Ada orang tua datang menjemput, tapi kami tegaskan kami begitu ketat," kata Endang saat ditemui di lokasi, Kamis (9/5).

Menurutnya, keberadaan kelompok teroris bisa di mana saja. Karena umumnya, mereka membaur dengan kondisi apa saja.

"Ini kebetulan terjadi di tetangga pesantren," ujarnya.

Namun pihaknya risih ketika keberadaan teroris dikait-kaitkan dengan Al-Basyariyah. Padahal, tegas Endang, mereka tak tahu menahu soal itu.

"Tapi ini saya tegaskan tidak ada hubungannya," tegas Endang.

Di pesantren itu sendiri kini dihuni 1.400 santri. Dia memastikan aktivitas di pesantren pimpinannya berjalan seperti biasa pasca penggerebekan terduga teroris pada Rabu (/9/5).

"Tidak ada gangguan akibat dampak penyergapan kemarin," bebernya.

[lia]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Terorisme

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE