PON usai, rumput Stadion GBLA rusak

Senin, 3 Oktober 2016 15:29 Reporter : Andrian Salam Wiyono
PON usai, rumput Stadion GBLA rusak perbaikan GBLA. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Digunakan sebagai upacara pembukaan dan penutupan, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung menyisakan kerusakan. Terutama di bagian rumput lapangan.

Rumput rusak karena panggung yang berdiri saat penutupan pekan lalu. PB PON 2016 berjanji akan memperbaiki rumput stadion layaknya sediakala sebagai bentuk tanggung jawab.

"Anggarannya sudah ada Rp 400 juta, ini juga berdasarkan perhitungan tim rumput GBLA," kata Sekda Jabar Iwa Karniwa, di Gedung Sate, Bandung, Senin (3/10).

Menurutnya, saat ini tim rumput GBLA tengah memulai proses perbaikan di lokasi. "Ini komitmen kami sejak awal dengan manajemen GBLA guna menyediakan anggaran recovery," tuturnya.

"Jangan sampai kasus rumput rusak seperti di tempat lain. Kami bersama pihak GBLA meminta agar masyarakat bisa bersabar karena ini sudah menjadi komitmen," katanya menambahkan.

Kabid Upacara PON, Nunung Sobari mengakui, setelah perhelatan tersebut rumput GBLA memang mengalami kekeringan sehingga rumput menjadi menguning.

"Untuk mengembalikan keadaan seperti sediakala langkah recovernya ada 8," tuturnya di tempat terpisah.

Saat ini proses perbaikan sedang dilakukan untuk mengembalikan kerusakan yang terjadi.

Langkah pertama adalah pemeriksaan daun, akar serta proses penyiangan. Di proses ini para pekerja tim rumput akan menyisir dan memisahkan rumput yang mati. "Hal ini dilakukan untuk mempermudah dan menyiapkan tunas-tunas baru yang akan tumbuh," katanya.

Kedua pekerja akan melakukan pemampatan dan pemberian nutrisi di mana akan diisi oleh campuran nutrisi tanah. Hal ini menurutnya akan merangsang pertumbuhan tunas baru. "Ketiga dilakukan penyesuaian tingkat keasaman (Ph) tanah dan rekayasa Ph tanah," ujarnya.

Di proses ini juga dilakukan metode rekayasa PH agar rumput jenis zoya yang akan ditanam di GBLA mendapatkan medium yang ideal dan dapat dilaksanakan. "Selanjutnya pemberian nutrisi, lalu pemberian mikroba dan materi organik, proses oksidasi pada rumput baru, penyemaian rumput baru," tandasnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini