Pomdam Jaya Periksa Serda Nurhadi Dalami Video Viral Pengepungan Debt Collector

Minggu, 9 Mei 2021 17:35 Reporter : Bachtiarudin Alam
Pomdam Jaya Periksa Serda Nurhadi Dalami Video Viral Pengepungan Debt Collector Video viral diduga anggota TNI dikepung. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Serda Nurhadi, anggota Babinsa Ramil Semper Timur II/O5 Kodim Utara 0502 menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya). Pemeriksaan menyusul video viral di media sosial, dimana Serda Nurhadi mengendarai mobil yang diadang gerombolan debt colector. Peristiwa itu terjadi di depan Gerbang Tol Koja Barat kawasan Jakarta Utara.

"Iya (diperiksa), jadi untuk dimintai keterangan terkait kejadian yang terjadi kemaren. Semua proses pemeriksaan dilakukan agar di peroleh hasil hukum yang berkeadilan," kata Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (9/6).

Langkah pemeriksaan sebagai bentuk pengawalan Kodam Jaya untuk proses hukum terhadap kedua belah pihak.

"Pelaku tindak pidana pemaksaan (dan kemungkinan penganiayaan) oleh Kelompok Tidak Dikenal yang akan mengambil alih mobil Honda Mobilio B 2638 BZK dan terhadap Serda Nurhadi sebagai Babinsa Kodim 0505/JU yang membawa kendaraan tersebut," terangnya.

"Untuk para pelaku tindak pidana pemaksaan (dan kemungkinan penganiayaan), Kodam Jaya akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya secara ketat untuk tindak lanjut proses hukumnya sampai tuntas di Peradilan Umum," tambahnya.

Herwin menjelaskan, proses pemeriksaan terhadap Serda Nurhadi terkait membawa kendaraan yang sedang dalam masalah.

"Sedangkan untuk Serda Nurhadi sendiri akan dilakukan pemeriksaan di Pomdam Jaya karena membawa kendaraan yang sedang dalam masalah. Hal ini perlu dilakukan guna mendapatkan proses hukum yang berkeadilan, Tutup Kapendam Jaya," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Guruh Arif Darmawan menuturkan, Polisi tengah memburu gerombolan debt collector yang viral karena karena mengepung anggota TNI Serda Nurhadi.

"Dalam pengejaran anggota kami," singkat Guruh saat dikonfirmasi, Minggu (9/5).

Pihak kepolisian masih melakukan proses pendalaman atas insiden tersebut dan belum bisa menjelaskan lebih detil. Namun dia membenarkan kejadian pengepungan itu disebut berada di kawasan Tol Jakarta Utara. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini