Danlanud Usut Pelanggaran Insiden Personel TNI AU di Lampung Tertembak Senjata Sendir

Jumat, 11 Juni 2021 14:45 Reporter : Henny Rachma Sari
Danlanud Usut Pelanggaran Insiden Personel TNI AU di Lampung Tertembak Senjata Sendir insiden kecelakaan senjata personel TNI AU di Lampung. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin Letkol Nav Yohanas Ridwan mengatakan pihaknya mengusut adanya pelanggaran dalam insiden kecelakaan senjata api yang melibatkan salah satu prajurit TNI AU di Bandar Lampung. Jika terdapat pelanggaran, maka personel tersebut langsung dijatuhi sanksi.

"Satuan Polisi Militer Lanud P.M. Bun Yamin, saat ini terus mendalami kecelakaan penggunaan senjata api yang menimpa salah seorang anggota Lanud beberapa hari yang lalu. Dalam penyelidikan ini, Satpomau bekerjasama dengan pihak kepolisian, dalam hal ini adalah Polresta Bandar Lampung dan Polda Lampung," kata Yohanas dalam keterangannya, Jumat (11/6).

"Satpomau bersama pihak kepolisian, saat ini terus mendalami kejadian kecelakaan tersebut, prosesnya masih berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Apabila terdapat pelanggaran pada kejadian kecelakaan tersebut, pasti akan diproses dan ditindak sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku," sambungnya.

Sejurus dengan itu, ia juga meluruskan kabar yang menyebut adanya orang tak dikenal yang menembak prajurit tersebut.

Sebelumnya, seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU) disebut menjadi korban penembakan orang tidak dikenal di daerah Way Halim, Lampung, pada Selasa 8 Juni 2021. Saat itu dia sedang berkendara dengan istrinya hingga akhirnya insiden itu terjadi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wib. Korban berinisial NA (26) dan istrinya RA (25) melintas dari Bandar Lampung menuju Pasawaran menggunakan mobil.

Ketika berhenti di lampu merah Jalan Sultan Agung, NA membuka kaca dan mendadak dipepet oleh pengendara sepeda motor yang langsung melepaskan tembakan ke arahnya. Hanya saja, timah panas mengenai tangan dan paha istrinya.

"Kami melakukan join investigation dari Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung dengan dari POM Lanud TNI angkatan Udara," jelas dia.

Sejauh ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

"Sudah stabil. Nanti ada perawatan lebih lanjut. Karena ada salah satu bagian tulang di jarinya yang mesti di perawatan lebih intensif lah. Sama di paha korban sebelah kiri," Pandra menandaskan. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penembakan
  3. TNI AU
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini