Polri: Teroris di Solo jaringan Filipina

Sabtu, 1 September 2012 11:35 Reporter : Mustiana Lestari
Polri: Teroris di Solo jaringan Filipina teroris. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tiga teroris yang digerebek Densus 88 di Jalan Veteran, Tipes, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Jumat (31/8), diketahui merupakan jaringan Abu Sayyaf di Filipina Selatan.

"Bagian jaringan lama yang ada di Filipina," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anang Iskandar di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (1/9).

Meski demikian, ia enggan membeberkan lebih jauh soal itu. Ia menyatakan, para teroris itu memiliki hubungan dengan penyerangan polisi di Solo beberapa waktu lalu.

"Ada hubungan dengan sebelumnya, bagian jaringan yang ada di Filipina," kata dia.

Penggerebekan yang disertai baku tembak itu mengakibatkan dua teroris dan seorang anggota Densus 88 tewas tertembak. Kedua teroris itu diketahui bernama Farhan dan Mukhsin. Sementara seorang anggota Densus 88 yang tewas adalah Bripda Suherman.

Sedangkan seorang teroris lainnya berhasil ditangkap hidup, namun polisi belum mengumumkan identitasnya.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari para tersangka. Barang bukti itu berupa senjata api lengkap dengan amunisinya.

"1 pucuk pistol Pietro Bareta made in Italy di sisi sebelah bertuliskan PNP property Philipines National Police, 3 tiga buah magasin, 43 peluru kaliber 9 mm merek Luger, 9 holopoint CBC," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Anang Iskandar dalam pesan singkat yang terima merdeka.com, Sabtu (1/9).

Para teroris itu adalah pelaku teror penembakan anggota polisi dan pelemparan granat di Solo beberapa waktu lalu. Jenazah kedua terduga teroris itu saat ini berada di RS Bhayangkara Polda DIY dengan penjagaan ketat. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Teror Solo
  2. Terorisme
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini