Polri Tegaskan Belum Ada Bukti WNI Terlibat Pengeboman Gereja di Filipina

Kamis, 7 Februari 2019 14:25 Reporter : Merdeka
Polri Tegaskan Belum Ada Bukti WNI Terlibat Pengeboman Gereja di Filipina Kadivhumas Polri Irjen Mohammad Iqbal. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polri hingga kini belum menerima bukti ilmiah dugaan keterlibatan WNI dalam aksi pengeboman sebuah gereja di Pulau Jolo, Filipina. Peristiwa itu terjadi pada 27 Januari lalu. Polri masih menunggu keterangan resmi dari aparat keamanan Filipina terkait dugaan keterlibatan WNI dalam kasus tersebut.

"Sampai detik belum ada konfirmasi secara ilmiah DNA dan lain-lain yang mengonfirmasi kalau itu benar WNI," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, di Jakarta, Kamis (7/2).

Iqbal mengatakan, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), telah mengirim perwakilannya ke Filipina dan telah bertemu dengan Wakil kepolisian setempat.

"Ingin menunjukan sinergi antar lembaga dan upaya responsif atas kejadian ini. Kan di media sudah banyak informasi diduga pelaku adalah WNI," ucap dia.

Ia pun meminta semua pihak bersabar hingga didapatnya informasi yang valid. "Tunggu saja nanti akan disampaikan ke publik," tutup dia.

Sebelumnya diberitakan, ledakan bom mobil di sebuah provinsi di selatan Filipina pada Selasa siang telah menewaskan 10 orang dari warga sipil, tentara, dan milisi. Ledakan itu juga menghancurkan bagian barikade yang mengelilingi pos militer di Desa Colonia, Provinsi Pulau Basilan.

Dilansir dari beberapa media lokal Filipina, pengemudi yang tewas diduga WNI. Mobil tersebut diduga berisi bahan peledak. Hanya saja, otoritas setempat belum mengungkap identitas pelaku lebih detail.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini