Polri sebut pesan Kapolri ke Anton Charliyan bukan dukungan di Pilgub Jabar

Selasa, 30 Januari 2018 15:15 Reporter : Nur Habibie
Polri sebut pesan Kapolri ke Anton Charliyan bukan dukungan di Pilgub Jabar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak pernah menitipkan pesan kepada bakal calon Wakil Gubernur Irjen Pol Anton Charliyan. Sebab sebelumnya, Anton menyatakan, dirinya telah dititipkan oleh Tito agar menang dalam Pilgub Jabar 2018.

"Beberapa ada pernyataan dari salah satu bakal calon gubernur Irjen Anton yang menyatakan, bahwa beliau mendapatkan pesan dari Kapolri bahwa untuk calon dari Polri sekali tampil harus berhasil sekali tampil harus menang," katanya di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/1).

"Jadi tolong rekan-rekan sekalian dipahami Kapolri tidak pernah sekalipun perintahkan hal yang seperti tadi. Tidak pernah meminta harus menang. Intinya bahwa Kapolri tetap sampaikan bahwa polri netral dalam Pilkada. Kita profesional dalam memberikan keamanan dan pengamanan," sambung Setyo.

Dia menegaskan, Mantan Kepala BNPT itu tak pernah sama sekali memberikan perintah terhadap anggotanya yang ikut maju dalam Pilkada serentak 2018 harus bisa menang.

"Saya klarifikasi, bapak Kapolri tidak pernah, atau memerintahkan kepada bakal calon pimpinan daerah dari perwira polri untuk seperti itu," tegasnya.

Setyo menerangkan, Kapolri memang sudah merestui anggotanya maju dalam Pilkada serentak 2018. Namun, dia mengingatkan, bukan berarti Tito menitipkan pesan terhadap anggotanya yang maju dalam pesta demokrasi tersebut.

"Pak Kapolri (Tito) restui bakal calon untuk maju kontestasi politik. Tetapi sekali lagi polri tetap netral tidak berpihak kepada siapapun. Walaupun yang ikut kontestasi adalah perwira atau nantinya mantan perwira polri yang ikut pilkada," terangnya.

Sebelumnya, Irjen Pol Anton Charliyan resmi diusung PDI Perjuangan menjadi bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, mendampingi bakal calon Gubernur TB Hasanuddin. Mewakili institusi Polri, Anton mengaku, ada pesan khusus dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Jadilah seorang pemimpin yang tidak memalukan institusi dan dengan doa harus menang," kata Anton usai diumumkan bersanding dengan TB Hassanudin dalam Pilkada Jabar 2018 di Rumah PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu 7 Januari 2018.

Mereka mengaku, perjuangan untuk memenangkan Pilkada Jabar tidak mudah. Terlebih, PDIP telah kalah dalam dua Pilkada Jabar sebelumnya.

"Kali ini akan menang. Ya nanti kita lihat kemenangannya," tegas dia. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini