Polri sebut dua terduga teroris di Solo bertugas sebagai peracik bom

Senin, 19 Desember 2016 14:07 Reporter : Juven Martua Sitompul
Polri sebut dua terduga teroris di Solo bertugas sebagai peracik bom Polisi rilis barang bukti teroris Majalengka. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap dua terduga teroris Setiyo dan Yasir di Solo, Minggu (18/12) kemarin. Keduanya diketahui memiliki peran yang sama yakni sebagai peracik bom.

"‎Dua ini bertugas meracik bom," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Martinus Sitompul di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/12).

Menurut Martinus, keduanya masih diperiksa secara intensif oleh Densus 88. Polisi masih akan terus mengembangkan pengungkapan jaringan terorisme di Bekasi.

"Pemeriksaan pada mereka masih terus dilakukan dan dikembangkan," ujar dia.

Dijelaskan mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini pemeriksaan intensif dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat dalam rencana aksi amaliyah tersebut. Khususnya, pihak yang memberi dana dan pihak yang membeli bahan peledak.

Dibeberkan dia, dari hasil penggeledahan Densus pun menyita sejumlah alat bukti yang berkaitan dengan terorisme. Di antaranya, sejumlah bahan peledak dan dokumen berkaitan dengan radikalisme.

‎"Bahan-bahan itu, bahan yang patut diduga menjadi bagian dari sebuah alat peledak atau bom yang akan diledakkan di luar pulau jawa oleh terduga teroris yang ditangkap di Purworejo," pungkas Martinus. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Polri
  3. Ancaman Bom
  4. Terorisme
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini