Polri: Satu Batalyon Pasukan Bakal Kalah Sama Satu Narasi

Rabu, 27 November 2019 16:23 Reporter : Nur Habibie
Polri: Satu Batalyon Pasukan Bakal Kalah Sama Satu Narasi Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal. ©Liputan6.com/nafiez rambu rabbani

Merdeka.com - Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, pihaknya bukan hanya sebagai juru bicara saja. Tapi juga menyapa sekaligus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

"Karena Polri tidak akan optimal kalau tidak ada yang membantu kami. Satu batalyon pasukan, pasukan khusus sekalipun, kalah dengan satu narasi," katanya dalam FGD di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Rabu (27/11).

"Ketika narasi itu dikemas dengan angle yang tepat, kekuatannya sangat luar biasa. Contoh, ada campaign yang luar biasa dilakukan, mengumpulkan jutaan massa untuk penyampaian pesan, itu sudah bukan eranya lagi," sambung Iqbal.

Menurutnya, saat ini sudah era mengemas narasi yang tepat baik itu melalui media sosial maupun mainstream. Karena, itu akan mengalahkan sejumlah orang.

"Sekarang eranya mengemas narasi yang tepat, itu akan mengalahkan jutaan orang yang dikumpulkan di stadion, baik itu melalui media sosial meskipun media mainstream," ujarnya.

"Ketika kita tidak mengelola dengan baik, potensi keamanan luar biasa seperti waktu case di Papua, case di Surabaya, padahal tidak ada yang meninggal di case itu, tapi dikabarkan ada yang meninggal adik-adik kita di asrama Papua. Akhirnya goyang Papua," tambahnya.

1 dari 1 halaman

Pentingnya Pengelolaan Media

Meski begitu, apabila suatu media tidak bisa mengelola dengan baik. Maka bakal menimbulkan narasi-narasi yang negatif dan menimbulkan ujaran kebencian.

"Salah satu tokoh, beberapa waktu lalu, menyebutkan saat ini yang paling sehat pilar keempat, media. Tapi kalau kita tidak kelola dengan baik, tidak akan sehat juga. Lihat saja di media sosial begitu banyak ujaran kebencian, hoax dan narasi-narasi negatif," tutup Iqbal. [fik]

Baca juga:
Jika Izin Diberikan, Polri Minta Reuni 212 Hormati Hak Masyarakat Umum
Polri Imbau Masyarakat Papua Tak Gelar Perayaan HUT OPM 1 Desember
Polri-BNN Ungkap Kasus Produksi Narkoba PCC di Jabar dan Jateng
Polri Tolak Permintaan Pansus DPD Bebaskan Mahasiswa Papua Tersangka Kasus Rasisme
Kapolri, Panglima TNI dan Mendagri Bakal Kunker ke Papua

Topik berita Terkait:
  1. Polri
  2. Hoaks
  3. Media Sosial
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini