Polri Pastikan Cairan Disita dari Petamburan Bahan Baku Peledak bukan Pembersih WC

Jumat, 30 April 2021 17:33 Reporter : Nur Habibie
Polri Pastikan Cairan Disita dari Petamburan Bahan Baku Peledak bukan Pembersih WC Polisi geledah bekas markas FPI. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror DKI Jakarta telah mengamankan sejumlah barang bukti di bekas Markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat. Barang bukti yang diamankan ini setelah mantan Sekretaris FPI Munarman diamankan di kediamannya pada Selasa (27/4).

Kabag Penum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menegaskan, barang bukti yang diamankan itu yakni bahan baku untuk pembuatan Triacetone Triperoxide (TATP).

"Kami sampaikan hasil identifikasi tim puslabfor yang melakukan identifikasi, menyimpulkan bahwa barang yang ditemukan tersebut satu, bahan kimia yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan TATP," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/4).

"Kedua bahan kimia yang mudah terbakar dan rentan digunakan sebagai bahan pembuatan bom molotov dan yang ketiga bahan kimia yang merupakan bahan baku peledak TNT. Jadi, itu tiga yang disimpulkan Puslabfor Polri," sambungnya.

Apa yang ia sampaikan tersebut juga untuk menjawab berita-berita yang beredar di masyarakat terkait isi barang bukti yang diamankan adalah pembersih toilet.

Sebelumnya, saat penggeledahan bekas kantor DPP FPI di Petamburan, Densus 88 menemukan cairan triacetone triperoxide (TATP).

Pengacara Muhammad Rizieq Syihab, Aziz Yanuar mengatakan cairan itu adalah bahan pembersih toilet.

Dia mendapatkan informasi bahwa cairan itu digunakan untuk membersihkan WC masjid.

"Itu bahan pembersih WC infonya, untuk program bersih bersih wc masjid," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini