Polri: KKB Semakin Brutal, Tembak 5 Warga Sipil Salah Satunya Kepala Desa

Jumat, 4 Juni 2021 12:02 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Polri: KKB Semakin Brutal, Tembak 5 Warga Sipil Salah Satunya Kepala Desa pistol. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, menyebut bahwa tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin brutal. Menurutnya, setelah menembak mati seorang karyawan bangunan bernama Habel Halenti (30), KKB kembali menembak lima orang warga sipil.

"KKB semakin Brutal, setelah menembak mati Hebel Halenti (30) di Eromago Ilaga, kembali KKB menembak lima orang satu keluarga kepala desa. Lokasi masih di Eromaga," kata Iqbal lewat keterangannya, Jumat (4/6).

Iqbal mengungkapkan, korban yang meninggal adalah keluarga dari Kepala Desa Nipurlema bernama, Petianus Kogoya. Dia bilang, korban satu keluarga sebanyak 5 orang dan semuanya meninggal dunia termasuk Kepala Desa Petianus Kogoya.

"Saat ini korban masih berada di Eromaga dan Belum bisa di evakuasi karena masih terjadi kontak tembak di sekitar Bandara Ilaga," ucapnya.

Masyarakat Sampai Mengungsi

Iqbal menambahkan, masyarakat yang berada di sekitar Eromaga sebanyak 10 kampung mengungsi ke Arah Kunga. Pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

"TNI Polri saat ini terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan warga masyarakat Eromaga," pungkasnya.

Sebelumnya, Kelompok kriminal bersenjata (KKB), Kamis (3/6), menembak mati seorang karyawan bangunan, Habel Halenti (30 th), di kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan, terjadinya peristiwa yang menewaskan Habel Halenti tersebut.

Fakhiri mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap korban bersama saksi Muh Alif, sekitar pukul 12.30 WIT berangkat dari kamp karyawan di Kompleks Pancuran Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, ke arah Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, menggunakan mobil dinas milik Pemda Puncak jenis pikap dobel kabin merk Ford untuk mengangkut babi.

Sekitar pukul 13.00 WIT, saat hendak pulang korban bersama rekannya Muh Alif ditodong senjata api oleh KKB yang membawa satu pucuk laras panjang dan satu pucuk laras pendek.

"Sebelum ditembak, korban sempat teriak "ampun komandan", kata Fakhiri seperti dilansir Antara, Kamis (3/6).

Baca juga:
Sempat Dibakar KKB, Bandara Ilaga Dikuasai TNI-Polri dan Berangsur Normal
Label Teroris dan Aksi KKB yang Kian Mengerikan
KKB Sempat Baku Tembak dengan TNI Sebelum Bakar Bandar Udara Aminggaru Ilaga
Tower Bandara Aminggaru Ilaga Dibakar KKB, Operasional Penerbangan Ditutup Sementara
KKB Tembak Warga Sipil di Kampung Eromaga Puncak

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini