Polri Harus Mampu Menggali Semua Persoalan DJoko Tjandra

Jumat, 31 Juli 2020 13:40 Reporter : Bachtiarudin Alam
Polri Harus Mampu Menggali Semua Persoalan DJoko Tjandra Potret Djoko Tjandra Ditangkap Polisi. Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Buronan terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra telah ditangkap malam tadi. Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menilai kasus yang telah menyita perhatian publik tersebut, harus segera terjawab oleh aparat penegak hukum.

Menurutnya, keluar masuknya Djoko ke Indonesia beberapa waktu lalu telah menyita perhatian publik dan ikut mencoreng wajah aparat penegak hukum dan seperti ada oknum yang mengistimewakannya. Oleh sebab itu, aparat harus bekerja ekstra untuk membongkar apa yang sebenarnya terjadi.

"Dengan tertangkapnya Djoko Tjandra, kita akan melihat apa yang sebenarnya terjadi. Polri harus mampu menggali semua persoalan atas kejadian yang lalu. Termasuk mengapa saat menjelang putusan MA Djoko bisa tahu dan lari ke luar negeri," ujar Adang pada keterangannya, Jumat (31/7).

Termasuk mengapa Djoko bisa dengan mudah mendapatkan paspor baru. Oleh karena itu, Politisi PKS itu mendorong agar aparat penegak hukum saling bekerjasama supaya mampu menjawab pertanyaan dan mengembalikan kepercayaan publik.

"Karena, masyarakat merasa bahwa selama ini hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Dengan kasus ini dapat memberi jawaban kepada masyarakat. Dan yang paling penting apabila proses pelaksanaan penghukuman berjalan, apakah ada keistimewaan yang diperoleh selama berada di luar negeri," tuturnya.

"Kita sudah sama-sama mengetahui tentang apa yang terjadi selama ini di dalam LP bagi orang orang tertentu. Mari kita kawal penegakan hukum di Indonesia, karena semua sama orang sama kedudukannya di muka hukum," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Djoko Tjandra Ditangkap

Sebelumnya, Polri menangkap buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra di Malaysia setelah 11 tahun kabur. Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

"Atas perintah Bapak Kapolri kita bentuk tim khusus yang kemudian secara intensif mencari keberadaan Djoko Tjandra," kata Listyo di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7).

Listyo melanjutkan, dari pencarian itu Polri mendapatkan informasi Djoko Tjandra berada di Malaysia. Oleh karena itu, dilanjuti dengan cara police to police.

"Kapolri kirim surat ke Kepolisian Diraja Malaysia, sama-sama dalam rangka upaya pencarian," ucapnya.

Akhirnya, siang tadi, keberadaan Djoko Tjandra terdeteksi. Selanjutnya, Polri berangkat ke Malaysia untuk melakukan penangkapan.

"Alhamdulillah kerja sama kami Bareskrim dan Polisi Diraja Malaysia, Djoko Tjandra kita amankan untuk menjawab keraguan publik selama ini," tuturnya. [eko]

Baca juga:
Bantu Djoko Tjandra Kabur, Brigjen Prasetijo Resmi Ditahan
Penegak Hukum Lain Harus Contoh Polri Gerak Cepat Tangkap Djoko Tjandra
MAKI: Tertangkapnya Djoko Tjandra Jadi Obat Rasa Malu Rakyat Indonesia
Pimpinan DPR: Semoga Polri Berhasil Ungkap Tabir Kasus Djoko Tjandra
Ketua MPR: Keberhasilan Tangkap Djoko Tjandra Belum Cukup Puaskan Rasa Keadilan

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Djoko Tjandra
  3. PKS
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini