Polresta Surakarta olah TKP pengemudi Mercy tabrak pemotor hingga tewas

Jumat, 24 Agustus 2018 07:46 Reporter : Arie Sunaryo
Polresta Surakarta olah TKP pengemudi Mercy tabrak pemotor hingga tewas olah TKP tewasnya Eko Prasetio. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Polresta Surakarta akan menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara) kasus tewasnya Eko Prasetio (28) yang ditabrak dengan mobil sedan Mercedes-Benz, di Jalan KS Tubun, Solo. Peristiwa itu terjadi tepat Idul Adha lalu.

Sejak pukul 6.00 Wib, sejumlah petugas dari satuan lalu lintas dan lainnya sudah melakukan persiapan. Di antaranya dengan mensterilkan jalan dan menandai posisi jatuhnya korban dengan cat semprot.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Haribowo, sebelumnya mengatakan, akan menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penegasan tersebut disampaikan menanggapi keraguan masyarakat, apalagi pelaku disebut-sebut sebagai bos sebuah perusahaan.

"Kasus ini telah kami tangani secara profesional, transparan, dan akuntabel. Polresta Surakarta diback up Polda Jateng, besok pagi akan menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara), untuk memastikan bahwa kasus ditangani secara profesional," ujar Ribut, Kamis (23/8) malam.

Sebelumnya, orang tua korban, Suharto. Keluarga, lanjut Suharto, sepenuhnya memercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak berwajib, dalam hal ini Polresta Surakarta.

"Kami memercayakan musibah yang menimpa anak kami ke Polresta Solo. Kami memohon kepada khalayak ramai, jangan dipolitisir dengan hal yang tidak kami inginkan. Tolonglah kami agar arwah anak kami tenang," tutur Suharto.

Suharto menyatakan kekecewaannya, jika kasus meninggalnya staf Rumah Sakit Karima Utama itu dipolitisasi oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab.

"Kalau ada yang mempolitisasi, kami akan kecewa. Masalah ini sudah kami serahkan sepenuhnya kepada Polresta Solo yang sudah menangani secara transparan," tandasnya.

Suharto juga minta agar kasus tersebut tak dikaitkan dengan isu sara. Ia tidak ingin kondisi Kota Solo yang sudah aman akan terus iki.

"Mohon sekali lagi, jangan dipolitisasi. Biarkan anak kami tenang di sana. Kami sudah ikhlas. Kami sudah memercayakan kasus ini kepada Polresta Solo yang benar-benar profesional. Mudah-mudahan mereka yang menangani kasus ini mendapat petunjuk dari Yang Kuasa, bimbingan dari Allah, dan jadi pahala mereka di akhirat," ucapnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini