Polres Siak gagalkan penyelundupan kosmetik asal Amerika hingga Korea

Jumat, 10 November 2017 10:49 Reporter : Abdullah Sani
Polres Siak gagalkan penyelundupan kosmetik asal Amerika hingga Korea Polres Siak gagalkan penyelundupan kosmetik asal Amerika dan Inggris. ©2017 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Kepolisian Resor Siak menggagalkan penyelundupan ribuan kosmetik dibawa dengan 3 unit Truck Colt Diesel diduga ilegal asal negeri Amerika Serikat, inggris, Spanyol dan negara lain yang akan diedarkan di Indonesia. Penyelundupan itu ‎melalui perairan dan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Buton Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

"‎Alat kesehatan yang diselundupkan ini tidak memenuhi standar dan tidak memiliki izin edar sebagaimana telah diatur dalam pasal 196 juncto pasal 197 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan," ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Siak, AKP Herman Pelani kepada merdeka.com, Jumat (10/11).

Herman menjelaskan, penggagalan selundupan itu dilakukan tim-nya bersama Satuan Polair Polres Siak pada Kamis (9/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Polisi mendapat informasi bahwa di Pelabuhan Roro Tanjung Buton ada kendaraan membawa barang yang mencurigakan.

"Kemudian saya dan beberapa personel melakukan pengejaran terhadap 3 unit truk yang ditutup terpal itu. Lalu kami hentikan dan diperiksa isi muatannya. Ternyata betul, isinya berupa alat kesehatan dan kosmetik tanpa izin edar atau tidak memenuhi standar," jelas Herman.

Polres Siak gagalkan penyelundupan kosmetik asal Amerika dan Inggris ©2017 Merdeka.com/Abdullah Sani

Tiga orang sopir diamankan polisi untuk dimintai keterangannya sebagai saksi. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini karena masih menyelidiki siapa pemilik dan pemasok barang yang bernilai Rp 1,2 miliar tersebut.

Adapun 3 sopir yang diamankan petugas yakini JB (43) warga Batam, Mus (48) warga Tanjung Pinang dan HS (60) warga Tanjung Uncang Batam. Masing-masing dari mereka membawa satu truk bermuatan kosmetik tersebut.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah mengatakan, alat kosmetik yang diamankan anak buahnya, berasal dari Amerika Serikat. Barang yang mereka bawa antara lain, 1.584 Vaselin Petrleuen Jelly 106 gram, 2.352 Vaselin P Jelly 49 gram. Sedangkan dari Spanyol, ‎ada 20 Dermastabilon Aestentic Demil.

‎Sedang kosmetik dari Inggris berupa 2.784 Batiste Stylist, 448 Hair Stimullation. Dari Malaysia berupa 11.160 temu lawak, 6.200 Collagen Plus Vit E.

"Sedangkan dari Korea 2 Face shop chic seed toner, 2 F shop manjo seed toner, 2 F shop black bomb cream, 4 F shop bomb tuner, 2 F shop manjo seed, 2 F.shop lingzhi maks, 2 F.shop red ginseng maks," kata Barliansyah.

‎Masih dari korea, 2 F shop manjo seed sachet, 2 F shop stylist silky hair, 170 F shop eye shadow, 2 max eye face shop, 2 Dr belmeur baby and kids, 1.632 Nature republik aloe vera. Sedangkan 7.500 Vaseline Lipp Terapy tidak diketahui dari negara mana.

‎"Kasus penyelundupan ini masih kita selidiki siapa yang memiliki dan jaringannya. Perbuatan ini merugikan negara hingga Rp 1,2 Miliar," pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Kosmetik Ilegal
  2. Pekanbaru
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini