Polres Aceh Besar tambal lubang sepanjang 100 KM dengan jalan kaki

Selasa, 26 September 2017 14:08 Reporter : Afif
Polres Aceh Besar tambal lubang sepanjang 100 KM dengan jalan kaki jalan berlubang. © autoguide.com

Merdeka.com - Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Besar melakukan aksi tambal lubang di jalan Negara sepanjang 100 kilometer. Aksi ini tercatat dalam daftar Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori menambal luban dengan cara berjalan kaki terpanjang dalam sehari.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Senior Manager MURI kepada Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Suprihasto di Taman Geurutee, Kecamatan Lhoong Aceh Besar, Minggu (24/9). Dalam penilaian MURI, penghargaan diberikan karena belum tercatat sebelumnya aksi tambal lubang di jalan raya sejauh 100 kilometer.

Kasat Lantas Polres Aceh Besar, Iptu Sandy Titah Nugraha mengatakan, rekor MURI diberikan karena aksi semacam ini belum pernah dilakukan di Indonesia sebelumnya.

"Ini kategori menambal lubang di jalan terpanjang, yaitu mencapai 100 kilometer dengan berjalan kaki selama 24 jam," kata Iptu Sandy Titah Nugraha melalui telepon genggamnya, Selasa (26/9).

Hasilnya, ada 403 lubang berhasil ditambal selama berjalan kaki selama 24 jam. Petugas berjalan kaki dari Gunung Geurete, perbatasan Aceh Besar dengan Aceh Jaya hingga ke Lambaro, Aceh Besar.

"Ini belum semua, kalau sampai ke Seulawah, itu bisa 200 kilometer lebih. Tetapi waktu itu kita semua sudah tak sanggup lagi, bahkan ada yang tumbang," jelasnya.

Sandy bercerita, saat melakukan aksi tersebut ada dua personel yang tumbang dan harus mendapatkan perawatan medis karena kelelahan. Akan tetapi, mereka tidak mau masuk dalam ambulans yang telah disediakan.

Kedua petugas yang tumbang tetap ikut berjalan kaki bersama rekan-rekannya dengan cara dipapah. "Yang tumbang itu, dia enggak mau naik ambulans, mereka memilih tetap berjalan bersama rekannya untuk menyelesaikan misinya," tutupnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini