Politik Uang Dominasi Pelanggaran Pemilu 2019 di Jawa Barat

Kamis, 5 Desember 2019 08:03 Reporter : Fikri Faqih
Politik Uang Dominasi Pelanggaran Pemilu 2019 di Jawa Barat Ilustrasi Pemilu. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyebutkan pelanggaran Pemilu 2019 di wilayahnya didominasi oleh politik uang. Sedikitnya ada 942 pelanggaran pada Pemilu 2019 di Jawa Barat

Dari 942 pelanggaran, 620 merupakan temuan langsung Bawaslu. Sedangkan sisanya 326 pelanggaran merupakan laporan dari masyarakat atau peserta pemilu.

"Pelanggaran terbanyak itu politik uang yang dilakukan oleh tim pemenangan peserta pemilu," kata Koordinator Bidang (Kobid) Hukum Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Jabar Yusuf Kurniawan seperti dilansir dari Antara, Kamis (5/12).

Dia mengungkapkan dari keseluruhan pelanggaran, ada yang diselesaikan oleh Bawaslu tingkat kabupaten/kota, ada pula yang langsung di tingkat provinsi. Beberapa bahkan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ada juga yang diproses di Mahkamah Konstitusi. Akan tetapi, semuanya bisa diselesaikan dengan baik," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus Elyas Mau menjelaskan bahwa pelanggaran pemilu di Kota Bogor tercatat 13 pelanggaran.

"Dari 13 pelanggaran itu, tiga temuan di antaranya dari Bawaslu Kota Bogor, dan 10 laporan dari masyarakat atau salah satu peserta Pemilu 2019," tutupnya. [fik]

Baca juga:
Jelang Pilkada, Bawaslu Solo Waspadai Politik Uang dan Netralitas ASN
Denny Indrayana Sebut Potensi Politik Uang Tetap Ada di Pilkada Langsung atau Tidak
PPATK Pantau Aliran Dana Mencurigakan Jelang Pilkada 2020
Politikus PKS Nilai Ide Pilkada Asimetris Mendagri Tito Prematur
Gonjang Ganjing Pilkada Langsung Mau Dievaluasi karena Politik Uang, Sudah Tepatkah?
Hadapi Pilkada 2020, Bawaslu Jabar Waspadai Potensi Kecurangan Petahana

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini