Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi yang Intip Polwan Mandi Dihukum Ceramah dan Berkeliling Mapolda Sumut

Polisi yang Intip Polwan Mandi Dihukum Ceramah dan Berkeliling Mapolda Sumut Polisi intip Polwan dihukum lari keliling Mapolda. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Sumatera Utara (Sumut) memberikan sanksi sosial kepada dua personelnya. Seorang perwira dihukum karena memakai narkoba, sedangkan seorang bintara kedapatan mengintip dan memvideokan Polwan yang sedang mandi.

Personel yang dijatuhi sanksi yakni Iptu AY, personel Satreskrim Polrestabes Medan, dan Bripka RA, yang merupakan personel Bidpropam Polda Sumut. Iptu AY ketahuan mengonsumsi narkoba setelah urinenya positif mengandung zat methamphepitamine. Tes urine itu dilakukan saat Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin yang melakukan pemeriksaan pasukan curiga melihat gerak-geriknya. Setelah dipastikan positif menggunakan narkoba, dia mengaku melakukan itu karena merasa letih saat menjalankan tugas.

Sementara Bripka RA dihukum karena memvideokan seorang Polwan yang sedang mandi. Sang Polwan sempat melaporkan kejadian itu namun laporannya kemudian dicabut.

Iptu AY dan Bripka RA dihukum berkeliling Mapolda Sumut. Mereka mengenakan rompi khusus, helm dan replika senjata api serta harus memberikan ceramah tentang pelanggaran disiplin yang mereka lakukan.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengatakan, sanksi ini merupakan terobosannya untuk memberikan efek jera.

"Dari perjalanan saya selaku anggota Polri sudah 32 tahun. Penempatan khusus (dimasukkan ke dalam sel) kurang memberikan efek jera, sehingga saya punya terobosan sejak di Papua kepada mereka, yaitu sanksi sosial, yaitu dengan baju khusus dan seragam khusus dia akan melaksanakan ceramah kepada seluruh satker di lingkungan Polda tentang perbuatan yang dilakukan dan tidak mengulangi lagi seperti itu," ucap Martuani.

Menurutnya, sanksi sosial merupakan hukuman yang paling berat. Hukuman itu diyakini dapat menimbulkan efek jera yang luar biasa, sehingga para anggota yang melanggar aturan tidak akan mau mengulangi perbuatannya.

"Harapan saya di Polda Sumatera Utara ini, dengan adanya contoh seperti ini maka pelanggaran disiplin yang dilakukan anggota saya berkurang karena kita langsung melakukan tindakan membuat efek jera untuk sebagai contoh untuk tidak diulangi," sebutnya.

Terkait hukuman lain, seperti penundaan kenaikan pangkat dan sebagainya, Martuani mengatakan, hal itu akan diputuskan melalui sidang kode etik atau sidang disiplin.

Mantan Kapolda Papua ini juga menjelaskan alasan personel yang menggunakan narkoba tidak dipecat. Dia mengatakan mereka tidak menemukan barang bukti narkotika dari personel itu.

"Karena hasil pemeriksaan urine menunjukkan bahwa urinenya mengandung methamphepitamine sehingga kita jatuhi hukuman seperti itu. Kalau ada alat bukti yang ada sama dia, saya pastikan kita pecat dia, kita jatuhi hukuman PDTH," tegasnya.

Dia memastikan tidak akan ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika. "Sejak saya ada di sini, tidak ada toleransi untuk narkotika baik untuk masyarakat maupun anggota Polri," ucapnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Tegas, Kapolda Instruksikan Propam Periksa Dirlantas Polda Sulteng Ogah Diwawancara Jurnalis SCTV Pakai Handphone
Tegas, Kapolda Instruksikan Propam Periksa Dirlantas Polda Sulteng Ogah Diwawancara Jurnalis SCTV Pakai Handphone

Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Darjanto telah melakukan permintaan maaf terbuka terkait perbuatannya.

Baca Selengkapnya
Detik-Detik Eks Casis Bintara Iwan Dihabisi Serda Adan, Korban Dicekik, Ditusuk Lalu Dibuang ke Jurang
Detik-Detik Eks Casis Bintara Iwan Dihabisi Serda Adan, Korban Dicekik, Ditusuk Lalu Dibuang ke Jurang

Polisi ungkap detik-detik peristiwa tewasnya eks calon siswa Bintara Iwan oleh anggota TNI AL Serda Adan.

Baca Selengkapnya
Brimob Polda Sumut Turun Tangan Tangkap 5 Orang Terkait Kasus Narkoba, Ini Peran Para Pelaku
Brimob Polda Sumut Turun Tangan Tangkap 5 Orang Terkait Kasus Narkoba, Ini Peran Para Pelaku

Polisi masih mendalami apakah kelima orang itu berada dalam jaringan kelompok narkoba yang sama.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Detik-Detik Polwan Bakar Suaminya di Asrama Polisi, Pelaku Siram Bensin ke Muka dan Tubuh Korban
Detik-Detik Polwan Bakar Suaminya di Asrama Polisi, Pelaku Siram Bensin ke Muka dan Tubuh Korban

Polwan yang membakar suaminya kini ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya
'Suhu' Lapangan Diperintah Komandan Pakai Seragam Dinas Polisi, Begini Potretnya Langsung jadi Sorotan
'Suhu' Lapangan Diperintah Komandan Pakai Seragam Dinas Polisi, Begini Potretnya Langsung jadi Sorotan

Polisi tersebut nampak tampil nyentrik dan unik di antara anggota lainnya.

Baca Selengkapnya
Jenderal Polisi Pecat Anggota Polwan, Kapolres Langsung Coret 'Wajahnya' di Depan Anak Buah
Jenderal Polisi Pecat Anggota Polwan, Kapolres Langsung Coret 'Wajahnya' di Depan Anak Buah

Kapolda memutuskan terhitung mulai 31 Januari 2024, Bripka NA diberhentikan tidak dengan hormat dari Dinas Bintara Polri.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Respons Polda Sumut, Viral Diduga Polisi Sekap Satu Keluarga hingga Minta Tebusan Rp500 Juta
VIDEO: Respons Polda Sumut, Viral Diduga Polisi Sekap Satu Keluarga hingga Minta Tebusan Rp500 Juta

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, tidak ada penyekapan di hotel tersebut.

Baca Selengkapnya
Detik-Detik Polisi di Medan Diserang Saat Tangkap Tersangka Narkoba Hingga Dilempari Batu
Detik-Detik Polisi di Medan Diserang Saat Tangkap Tersangka Narkoba Hingga Dilempari Batu

Saat ini polisi masih memburu para pelaku penyerangan dan perusakan mobil milik petugas tersebut.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Polisi Keluarkan Foto Saka Tatal di Polres Cirebon 2016, Bocorkan Hasil Pemeriksaan
VIDEO: Polisi Keluarkan Foto Saka Tatal di Polres Cirebon 2016, Bocorkan Hasil Pemeriksaan

Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho membantah pernyataan tersebut dengan mengeluarkan foto saat Saka diperiksa 8 tahun lalu

Baca Selengkapnya