Polisi Tetapkan Tersangka Perempuan Perekam Video Ancam Penggal Jokowi

Kamis, 16 Mei 2019 13:11 Reporter : Ronald
Polisi Tetapkan Tersangka Perempuan Perekam Video Ancam Penggal Jokowi pengancam jokowi di polda metro. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyidik Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menetapkan dua orang sebagai tersangka atas kasus video viral yang mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dua orang tersebut adalah Hermawan Susanto alias HS (25), dan Ina Yuniarti alias IY.

HS, merupakan pria yang mengancam akan memenggal kepala Jokowi. Sedangkan IY adalah tersangka yang merekam dan menyebar luaskan video viral berdurasi 1.34 detik itu ke grup WhatsApp.

Sementara itu, dalam kasus ini polisi juga mengamankan seorang perempuan bernama Rosiana alias R (37). Dirinya diamankan karena ikut dalam video tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, R diamankan di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/5) kemarin. Namun, sejauh ini R masih berstatus saksi atas kasus ini.

"Dia mengakui ada di video itu. Tapi kita masih periksa dan kita dalami statusnya. (R) ini kan saksi," kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis (16/5).

Seperti diketahui sebelumnya, beredar sebuah rekaman video memperlihatkan seorang wanita berdemo di depan Kantor Bawaslu pada Jumat (11/5) kemarin. Tak lama, muncul seorang pria menyebut 'penggal kepala Jokowi' dalam video itu.

Dalam video berdurasi 1.34 detik yang diterima merdeka.com, terlihat lelaki berjaket cokelat dan berpeci menyerukan supaya memenggal kepala Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer sudah melaporkan pria dalam video viral yang ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo ke Polda Metro Jaya, Jakarta pada Sabtu (11/5) sore.

Laporan Immanuel telah diterima oleh pihak Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2912/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Dengan pelapor Yeni Marlina dan Terlapor masih dalam lidik.

Pengancam Jokowi dan perekam video diancam dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa dan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini