Polisi Tetapkan Petugas Kesehatan Bandara Tersangka Penipuan Rapid Test Penumpang

Selasa, 22 September 2020 17:52 Reporter : Kirom
Polisi Tetapkan Petugas Kesehatan Bandara Tersangka Penipuan Rapid Test Penumpang Ratusan guru jalani rapid tes Covid-19. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta menetapkan petugas kesehatan berinisial EFY sebagai tersangka pemerasan dan penipuan terhadap penumpang perempuan terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta berinisial LHI.

"Iya benar ditetapkan menjadi tersangka terkait penipuan dan pemerasan. Untuk kasus pelecehannya, tim masih terus selidiki," ungkap Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander, Selasa (22/9).

Pihak Kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait pelecehan yang dialami korban LHI. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan para saksi dan ahli dalam perkara tersebut.

Polisi tengah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Bali, untuk mencari bukti pidana pelecehan tersebut.

"Untuk penambahan alat bukti, pembuktian dugaan tindak pidana pelecehanya kita membutuhkan bantuan petugas P2TP2A untuk membuktikan paling tidak bahwa si korban ini traumatik. Hasil pemeriksaannya masih berjalan prosesnya di P2TP2A," kata Alexander.

Dirinya mengungkapkan, terkait tindak pidana yang dilakukan tersangka, Polisi baru menerima satu laporan masyarakat yang menjadi korban. Namun, dimungkinkan akan bertambahnya korban setelah kasus ini selesai.

"Sementara yang melapor baru satu orang yang merasa telah dilecehkan dan diperas. Kemungkinan ada korban lainnya," ungkap Alex.

Baca Selanjutnya: Bukti Penipuan dan Pemerasan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini