Polisi Tetapkan Lima Tersangka Baru Pembajakan Dua Mobil Tangki Pertamina

Rabu, 20 Maret 2019 15:37 Reporter : Nur Habibie
Polisi Tetapkan Lima Tersangka Baru Pembajakan Dua Mobil Tangki Pertamina Truk tangki Pertamina dibajak pendemo. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Polda Metro Jaya menetapkan lima orang tersangka baru dalam kasus pembajakan mobil tangki milik PT. Pertamina. Pembajakan ini terjadi pada Senin (18/3) kemarin.

"Kemarin kan kita periksa saksi lima orang. Mereka berlima itu sudah dinyatakan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/3).

Namun, Argo belum menyebutkan identitas lima tersangka baru tersebut sekaligus peran mereka dalam pembajakan mobil tangki Pertamina. Dengan ditangkapnya lima orang tersangka lagi, kini tersangka pembajakan mobil tangki otomatis bertambah.

"Jadi total semua ada 10 tersangka yang sudah diamankan," sebutnya.

Sebelumnya, Polisi telah menetapkan N, TK, WH, AM dan M sebagai tersangka terkait pembajakan dua mobil tangki milik PT. Pertamina. Mereka merupakan massa dari Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki yang melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (18/3) kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kegiatan yang dilakukan tersebut yakni unjuk rasa belum mengantongi izin dari pihak kepolisian.

"Dalam kegiatan unjuk rasa tersebut tidak ada pemberitahuan ke kepolisian. Ada pembajakan dua buah mobil tangki mengangkut BBM," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/3).

Diketahui, Dua mobil tangki PT Pertamina dibajak tadi pagi saat hendak memasuki Tol Ancol. Truk itu kemudian dilarikan mengarah ke Istana Negara.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00, Senin (18/3). Dua mobil tangki yang diadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

Kami telah menerima laporan adanya pengadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut biosolar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian, kata Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia, Senin (18/3).

Ayulia menambahkan, dua mobil tangki yang diadang dan dilarikan itu masing-masing ber plat polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU dan dikemudikan Muslih bin Engkon dan Cepi Khaerul.

"Pak Cepi sudah diketahui keberadaannya dan sedang dalam perjalanan melaporkan ke Polda Metro Jaya," jelas Ayulia. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini