Polisi Tembakan Gas Air Mata, Pendemo Balas dengan Bom Molotov Depan Bawaslu

Rabu, 22 Mei 2019 02:53 Reporter : Merdeka
Polisi Tembakan Gas Air Mata, Pendemo Balas dengan Bom Molotov Depan Bawaslu Aksi Depan Bawaslu RI Hingga malam. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Polisi mengamankan unjuk rasa di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, hingga Rabu dinihari. Aparat terus memberikan peringatan ke massa yang terkonsentrasi di dua tempat di Jalan Wahid Hasyim (arah Tanah Abang) dan Jalan Wahid Hasyim (arah Gondangdia).

Aparat sempat menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa yang menolak membubarkan diri. "Ini peringatan ketiga, silakan membubarkan diri," kata seorang polisi melalui pengeras suara, di lokasi.

Namun peringatan tersebut tidak diindahkan dan massa tetap bertahan di posisinya masing-masing, akhirnya suara tembakan terdengar lagi untuk membubarkan massa.

Suara tembakan tersebut berasal dari senapan pelontar gas air mata. Akhirnya, setelah tembakan tersebut, massa dapat dipukul mundur beberapa ratus meter menjauh.

Namun, situasi tersebut tak berlangsung lama. Massa demonstran mulai melemparkan bom molotov ke arah polisi yang berusaha memukul mundur di bawah underpass Pasar Grosir Tanah Abang, Jakarta.

Massa bertahan di seberang persimpangan dan membalas beberapa tembakan gas air mata peringatan dari polisi dengan petasan dan beberapa bom molotov.

Massa yang umumnya berusia muda itu masih bertahan. Belum diketahui dari kelompok mana mereka berasal.

Sumber: Liputan6.com [did]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini