Polisi Tangkap Penyandang Dana untuk Ganggu Pelantikan Presiden di Gedung DPR

Rabu, 23 Oktober 2019 22:30 Reporter : Ronald
Polisi Tangkap Penyandang Dana untuk Ganggu Pelantikan Presiden di Gedung DPR Kombes Suyudi Ario Seto. ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Merdeka.com - Polda Metro Jaya mengamankan seorang wanita bernama Suci Rahayu alias Ayu, yang diduga berencana untuk menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden, Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Hal ini dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto.

"Iya betul, Suci Rahayu alias Ayu," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (23/10).

Suyudi menjelaskan, penangkapan itu berawal dari diamankan Samsul Huda, yang sebagai otak membuat gerakan di grup WhatsApp 'Fisabilillah'. Di grup itu, Samsul merencanakan upaya menggagalkan pelantikan presiden dengan melemparkan peluru bola karet di DPR pada 20 Oktober.

Di dalam group itu, Ayu juga disebut-sebut sempat memberikan sejumlah dana kepada Samsul untuk membuat 'peluru bola karet'.

"Yang bersangkutan memberikan dana kepada tersangka Samsul Huda Rp 700 juta untuk membeli perlengkapan katapel, peluru katapel, dan bom hidrogen untuk menyerang polisi," katanya.

Atas hal itu, penyidik akhirnya melakukan penangkapan terhadap Ayu.

"Kita tangkap di rumahnya di kawasan Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (21/10). Dan saat ini yang bersangkutan masih diperiksa di Polda Metro Jaya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap Samsul dan lima tersangka lainnya dalam kasus ini. Dengan ditangkapnya Ayu, total sudah tujuh tersangka yang diamankan oleh polisi. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini