Polisi Tangkap 3 Guru SMP di Serang Diduga Cabuli Murid di Lab Sekolah

Selasa, 18 Juni 2019 14:17 Reporter : Dwi Prasetya
Polisi Tangkap 3 Guru SMP di Serang Diduga Cabuli Murid di Lab Sekolah Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Polisi menangkap tiga guru SMP di Kabupaten Serang, Banten. Tiga guru itu ditangkap setelah diduga mencabuli tiga murid perempuan di Ruang Laboratorium (Lab) sekolah.

Tiga pelaku berinisial OM, DA dan AS. Ketiganya ditangkap polisi tanpa perlawanan di kediaman masing-masing di daerah Cikeusal, Kabupaten Serang, Selasa (18/6) dini hari.

"Betul sudah (ditangkap)," kata Kapolres Serang Kota AKBP Indra Gunawan saat dikonfirmasi.

Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur itu terungkap setelah salah satu orang tua korban melaporkan salah satu guru ke Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang pada 11 Juni 2019. Kemudian pada tanggal 17 Juni dua korban lain turut melaporkan dua guru lain ke polisi.

Untuk diketahui, aksi bejat ketiga pelaku itu terjadi pada 15 Maret 2019 sekitar pukul 10.00 WIB atau di waktu jam istirahat sekolah. Bermula korban Bunga (nama samaran) diajak dua temannya Melati dan Mawar untuk jajan di kantin sekolah.

Namun dalam perjalanan, Mawar dan Melati malah masuk ke dalam ruangan laboratorium komputer mengajak bunga. Di dalam sana, ketiga guru tersebut sudah menunggu kehadiran ketiga anak didiknya tersebut.

Sebelum melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur, ketiga guru itu berpura-pura membahas persoalan mata pelajaran. Namun setelah beberapa menit berbincang, Mawar diajak pelaku DA mencari posisi untuk melakukan persetubuhan.

Begitu pula dengan Melati, bersama dengan AS mencari tempat melakukan hubungan seksual di dalam laboratorium komputer. Sementara, Bunga sempat menolak ajakan OM, namun pelaku memaksa korban dengan cara menarik tangan korban dan memaksa membuka pakaian dalam Bunga hingga terjadi persetubuhan.

Setelah kejadian itu, Bunga melarikan diri kabur dari dalam Laboratorium Komputer. Setelah beberapa lama kejadian itu, Bunga diduga hamil dan kasus itu kemudian diketahui orangtuanya

"Saat ini masih pendalaman pemeriksaan dulu," katanya. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini