Buru teroris Santoso, polisi siapkan strategi khusus

Selasa, 7 Oktober 2014 01:19 Reporter : Yulistyo Pratomo
Buru teroris Santoso, polisi siapkan strategi khusus Koordinator aksi FPI menyerahkan diri. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Guna mengurangi aksi kekerasan di Poso, Sulawesi Tengah, aparat kepolisian tengah menyusun strategi untuk bisa menangkap pimpinan kelompok sipil bersenjata, Santoso. Polisi yakin, dengan cara itu, Santoso akan keluar dari sarangnya.

Juru bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Utoro Saputro mengatakan strategi itu berupa memutus jaringan Santoso yang berperan mengirim logistik ke tempat persembunyiannya di hutan. Namun, dia enggan mengungkap lebih lanjut mengenai strategi tersebut.

"Dalam satu bulan ini, polisi telah menangkap belasan kaki-tangan Santoso di sejumlah tempat, bahkan empat di antaranya adalah warga asing yang hendak menemuinya di Kabupaten Poso namun terlebih dulu tercium oleh aparat," kata Utoro di Palu, Senin (6/10), seperti dilansir Antara.

Utoro menduga, pengikut atau jaringan Santoso masih banyak tersebar di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah atau di luar. Antek-antek Santoso itu memiliki berbagai peran antara lain penggalang dana, memberikan tempat tinggal sementara bagi jaringan lain yang berasal dari luar daerah, ahli teknologi informasi, serta bendahara kelompok bersenjata tersebut.

Saat ini aparat kepolisian dibantu oleh TNI juga masih memburu Santoso dan anak buahnya. Santoso dan pengikutnya yang jumlahnya diperkirakan tidak sampai 20 orang menamakan dirinya sebagai Mujahidin Indonesia Timur.

Santoso diburu pihak keamanan karena serangkaian kasus kekerasan yang terjadi di wilayah Sulawesi Tengah dalam beberapa tahun terakhir. Pihak kepolisian sendiri berharap Santoso bisa menyerahkan diri baik-baik kepada aparat, dan mengajak anak buahnya bertobat. [tyo]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini