Polisi siap bantu Kejaksaan buru wakil ketua DPRD Surabaya

Kamis, 26 April 2012 15:14 Reporter : Moch. Andriansyah
Polisi siap bantu Kejaksaan buru wakil ketua DPRD Surabaya

Merdeka.com - Terkait penetapan status buron terhadap Wakil Ketua DPRD Surabaya Jawa Timur, Musyafak Rouf oleh Kejaksaan Negeri Surabaya, Polda Jawa Timur menyatakan siap ikut mengamankan pelaku dugaan korupsi dana jasa pungut 2007 lalu, senilai Rp 720 juta tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Penmas Polda Jatim, AKBP Suhartoyo di kantornya, Kamis (26/4). "Apabila polisi dimintai bantuan dari mereka (kejaksaan), kami siap sewaktu-waktu," kata Suhartoyo.

Dia menegaskan, pengamanan yang dilakukan polisi terhadap Musyafak, hanya bersifat membantu atau memback-up kejaksaan.

Selain itu, permintaan bantuan penangkapan Musyafak, yang juga Ketua DPC PKB Surabaya itu, akan disampaikan olek pihak kejaksaan secara tertulis pada polisi.  "Namun sampai saat ini permintaan tertulis itu belum disampaikan. Jika ada surat permintaan itu baru kami lakukan tindakan-tindakan seperti mengamankan tersangka," terangnya.

Dia menambahkan status buron Musyafak adalah kewenangan jaksa. Status itu kemudian diteruskan di internal kejaksaan saja. Meski demikian, Suhartoyo mengaku masih memantau perkembangan kasus Musyafak sampai beberapa hari ke depan.

Seperti sempat dituturkan Kepala Kejari (Kajari) Surabaya, Mukri yang menyatakan, Musyafak sudah ditetapkan sebagai DPO alias buron kejaksaan. Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, penetapan buron terhadap Musyafak ini, setelah pihak Kejari Surabaya melayangkan surat panggilan yang kali ketiga. Namun, Wakil Ketua DPRD Surabaya itu, tetap tidak menghadiri panggilan kejaksaan.

"Pemanggilan ini berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan Musyafak telah menyalahgunakan kewenangannya dengan meminta dana japung ke Pemkot Surabaya sebesar Rp 720 juta," terang Mukri.

Dalam putusan itu Musyafak dihukum 1,5 tahun penjara, dia juga diwajibkan membayar denda Rp 50 juta subsider lima bulan kurungan. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Korupsi
  2. Surabaya
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini