Polisi Selidiki Video 2 Bocah Pemulung Dipukuli

Kamis, 21 Mei 2020 16:28 Reporter : Yan Muhardiansyah
Polisi Selidiki Video 2 Bocah Pemulung Dipukuli Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Video pemukulan terhadap 2 bocah pemulung ramai beredar di media sosial. Polisi kini menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap anak-anak yang diduga terjadi di Medan itu.

Di rekaman video berdurasi 58 detik, seorang pria tampak memukuli pemulung dengan gagang sapu lidi. Si pemulung terus mengatakan dia bukan pencuri. Namun pria itu tak henti memukulinya.

Terdengar suara seorang perempuan yang membela bocah pemulung itu. "Udahlah Bang. Dia lari karena dikejar anjing," ucapnya.

Pria lain juga tampak sempat memukul bocah itu. Suara perempuan kembali terdengar membela dan menyuruhnya pergi.

Bukan hanya satu orang, bocah pemulung lain yang juga membawa goni juga mengalami tindak kekerasan. Kerah bajunya ditarik, kepalanya dipukul pria yang pertama memukul si bocah. Bocah itu menangis.

"Aku nggak ada ngambil," ucapnya.

Warga lain datang menengahi. "Kenapa kalian lari?" tanya seorang pria. "Karena ada anjing," jawab perempuan itu.

Dalam video itu memang tampak seekor anjing. Binatang itu menjauh saat pria yang memukul bocah mulai memegang sapu lidi.

Narasi yang menyertai video menyebut peristiwa itu terjadi di Pajak Rengit, Tuntungan, Medan. Namun lokasi pastinya belum diketahui.

Kasus ini sudah menjadi perhatian polisi. Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, mengatakan mereka sedang menyelidiki video yang beredar itu.

"Iya masih dicari tahu lokasi tepatnya. TKP nya di mana? Itukan cuma (dijelaskan) di Pajak (Pasar) Rengit aja," sebut Ronny, Kamis (21/5). [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini