Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya Girder Tol Depok-Antasari

Selasa, 15 Oktober 2019 12:44 Reporter : Nur Habibie
Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya Girder Tol Depok-Antasari Kombes Pol Argo Yuwono. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Polda Metro Jaya tengah melakukan penyidikan terkait ambruknya girder Tol Depok-Antasari (Desari) seksi II pada beberapa waktu lalu, tepatnya di jalan H Umar, Limo, Depok, Jawa Barat. Dalam peristiwa ini, lima orang menjadi korban.

"Masih dalam penyelidikan, tunggu saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi, Selasa (15/10).

Dia menjelaskan, saat ini penyidik masih bekerja di lokasi ambruknya girder Tol Depok-Antasari (Desari) seksi II. Oleh karena itu, Argo belum bisa memberikan keterangan secara rinci atas kasus tersebut.

"Biarkan penyidik bekerja terhadap kejadian tersebut, nanti kalau sudah saatnya pasti ada yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya," jelasnya.

Diketahui, Ambruknya girder Tol Depok-Antasari (Desari) seksi II diduga karena tiang penyangga tidak kuat. Pada saat itu dilakukan pengecoran di wilayah Ramp 8 tepatnya di Jalan H Umar, Limo Depok. Tiang penyangga diduga mengalami penurunan kemampuan menahan beban hingga terjadi peristiwa yang menyebabkan lima pekerja terluka.

"Kalau yang tercatat, soaring atau soring penyangganya mengalami penurunan kemampuan menyangga," kata Project Manager PT Citra Waspphutowa, Donosius Widianto, Selasa (8/10).

Di lokasi terlihat banyak besi-besi yang sudah terpasang di bentangan sepanjang 50 meter dan lebar 10 meter. Nantinya konstruksi itu sebagai jembatan yang dibawahnya terdapat terowongan. Dia mengelak kalau konstruksi disebut ambruk.

"Kriteria ambruk itu beda, kalau sekarang bisa dilihat masih ada sebagian besar konstruksinya pada posisinya," bantahnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Depok
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini