KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Polisi selidiki pemesan ormas Laskar Merah Putih

Selasa, 16 April 2013 13:12 Reporter : Henny Rachma Sari
Laskar Merah Putih. ©2013 Merdeka.com/Al amin

Merdeka.com - Kepolisian hingga kini masih terus mengusut kasus proses eksekusi tanah dan bangunan di Jakarta Barat yang berlangsung ricuh. Ratusan orang yang tergabung dalam ormas Laskar Merah Putih menolak proses eksekusi hingga akhirnya bentrok dengan sejumlah petugas kepolisian yang berjaga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menduga hadirnya massa di lokasi lantaran adanya oknum yang berperan sebagai pemesan.

"Mereka (massa) hadir di situ tentunya ada yang memesan atau ada yang meminta mereka hadir. Oknum itu yang akan ditelusuri," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/4).

Di samping menelusuri pemesan, Polda Metro Jaya tetap akan melakukan proses hukum terhadap beberapa anggota ormas yang telah diamankan.

Rikwanto pun meminta kepada para stakeholder seperti pihak Pemerintah Daerah dan Departemen Dalam Negeri (Depdagri) untuk menganalisa latar belakang sejumlah ormas yang tumbuh berkembang di Ibu kota. "Apakah ormas-ormas tersebut berdampak positif atau malah kontradiktif. Itu para stakeholder yang berwenang untuk menganalisa," tandasnya.

Sebelumnya, ratusan orang dari ormas Laskar Merah Putih melawan petugas dari Kejaksaan negeri Jakarta Barat saat akan melakukan eksekusi tanah yang berada di jalan Tanjung Duren Raya no 76, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Karena menolak untuk dibubarkan, petugas kepolisian yang berjaga pun terpaksa melakukan tindakan represif terhadap massa. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Kriminal
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.