Polisi Selidiki Motif Pembakaran 18 Rumah Warga di Dogiyai Papua

Rabu, 25 Mei 2022 10:54 Reporter : Richard Jakson Mayor
Polisi Selidiki Motif Pembakaran 18 Rumah Warga di Dogiyai Papua Aksi pembakaran rumah di Dogiyai Papua. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Situasi di Kabupaten Dogiyai pascapembakaran 18 rumah warga yang dilakukan sekelompok orang mulai kondusif. Polisi saat ini menyelidiki motif di balik peristiwa itu.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, penanganan kasus pembakaran rumah warga ini akan di-back up Polda Papua.

"Personel BKO Polres Nabire dan Brimob Polda Papua Papua sudah berada di Dogiyai dan penanganan kasusnya di-back up Polda Papua," ujar Kamal, Rabu (24/5).

2 dari 3 halaman

Warga Diimbau Tidak Terprovokasi

Kapolda Papua juga telah memerintahkan beberapa pejabat utamanya untuk berangkat ke Dogiyai untuk menjaga situasi kamtibmas di sana. "Pejabat utama Polda Papua sudah tiba Kabupaten Dogiyai, dipimpin oleh Karo Ops Polda Papua untuk menetralisir situasi tetap kondusif," kata Kamal.

Kamal mengimbau warga tidak terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. Kami imbau kepada masyarakat jangan terprovokasi dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Dogiyai," tuturnya.

3 dari 3 halaman

105 Personel TNI-Polri Tiba

Sebanyak 105 personel gabungan TNI-Polri, dari anggota TNI Yonif RK 753/AVT dan BKO Polda Papua, tiba di Bandara Udara Douw Aturure Nabire, Selasa (24/5) pada pukul 11.50 WIT. Mereka akan memperkuat pengamanan di Kabupaten Dogiyai.

Kapolres Nabire menyampaikan aparat keamanan hadir di Dogiyai agar dapat memberikan kedamaian di masyarakat.

"Saya mengingatkan kembali kepada rekan-rekan agar tidak terpancing dengan situasi yang dipakai oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab yang mengatakan aparat keamanan sebagai pengacau situasi. Sebaliknya kita harus buktikan bahwa kehadiran rekan-rekan semua dapat menjadi berkah bagi masyarakat di Kabupaten Dogiyai," ucapnya.

Dandim 1705/NBR Letkol Inf Anjuanda Pardosi meminta agar personel yang bertugas di lapangan mengutamakan tindakan persuasif atau lebih humanis.

"Buktikan kepada masyarakat bahwa kehadiran rekan-rekan semua dapat memberikan ketenangan dan kedamaian bagi masyarakat yang ada, dengan salah satu contoh membantu mengevakuasi rumah korban yang terkena musibah atau memberikan bantuan-bantuan berupa sembako kepada para korban," ujar Anjuanda.

Seperti diberitakan, belasan rumah dan kios di Dogiyai dibakar sekelompok orang, Minggu (22/5) malam. Akibat kejadian itu, sekitar 100 warga, terdiri dari perempuan dan anak-anak, mengungsi ke pos TNI-Polri.

Baca juga:
Kondisi Dogiyai Kondusif Usai Pembakaran, Warga Pilih Mengungsi ke Pos TNI-Polri
Kronologi Dua Anggota TNI Kena Panah saat Aksi Pembakaran Rumah di Dogiyai
Kapolda Papua akan Tindak Pelaku Pembakaran Rumah di Dogiyai: Kita Tidak Main-Main
Pembakaran Rumah dan Kios di Dogiyai, Dua Prajurit TNI Luka Terkena Panah
Pembakaran Rumah dan Kios di Dogiyai Papua, Puluhan Polisi Diterjunkan Amankan Lokasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini