Polisi ringkus rekan Sandi, penjambret penumpang ojek online di Cempaka Putih

Jumat, 13 Juli 2018 11:22 Reporter : Ronald
Polisi ringkus rekan Sandi, penjambret penumpang ojek online di Cempaka Putih Ilustrasi Penjambretan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Aparat kepolisian berhasil menangkap rekan Sandi Haryanto (27) bernama Udin (20), penjambret Warsilah (37) di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dalam penangkapan itu, pelaku terpaksa ditembak karena melawan petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penangkapan dilakukan di Jalan Pemuda Rawamangun Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Kamis (12/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Penangkapan ini karena polisi melihat ciri-ciri pelaku lain dari kamera pengawas atau CCTV.

"Pelaku atas nama Udin bersama-sama dengan rekannya Sandi yang saat ini dilakukan penahanan oleh Polres Metro Jakarta Pusat," kata Argo kepada merdeka.com, Jumat (13/8).

Argo menjelaskan Udin saat itu berperan untuk menghalau kendaraan yang ditumpangi Warsilah agar melaju tak terlalu kencang. Saat situasi memungkinkan, Sandi kemudian menjambret Warsilah.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menyambangi, setelah menangkap pelaku, polisi membawanya untuk mencari salah satu rekannya bernama Roji yang ikut berperan dalam penjambretan tersebut. Namun, Udin sempat ingin melawan petugas dan akhirnya terpaksa ditembak tepat di dadanya oleh petugas.

"Pelaku menarik tangannya berharap akan lepas dari tangan petugas akan tetapi kuatnya pegangan petugas mengakibatkan Udin maupun petugas hampir bersamaan tersungkur. Khawatir senjata petugas jatuh dari pinggang dan direbut pelaku, rekannya melakukan upaya tegas menembak kearah pelaku," jelasnya.

Sebelumnya, seorang wanita yang diketahui bernama Warsilah (37) di Jalam Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Minggu (1/7). Korban meninggal dunia akibat terjatuh dari motor pengemudi ojek online saat tengah mempertahankan telepon genggam yang hendak dijambret dari motor lain.

Setelah itu, pelaku bernama Sandi Haryanto menyerahkan diri ke Polsek Jagakarsa karena merasa tidak tenang menjadi DPO pada Minggu (8/7). Saat itu, pelaku diantarkan pamannya karena setelah menjambret Sandi kabur ke rumah pamannya di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Penjambretan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini