Better experience in portrait mode.
Polisi Ringkus Pengedar dan Pembuat Uang Palsu di Batang

Dua Tersangka Ditangkap dalam Kasus Uang Palsu di Batang

Polisi berhasil mengungkap jaringan pembuat dan peredaran uang palsu (upal) di wilayah Batang.

Pengungkapan berawal ketika tersangka T menggunakan uang palsu untuk membeli Pertalite di sebuah warung.

Polisi berhasil menangkap dua tersangka, T sebagai pengedar uang palsu dan S sebagai pencetak uang palsu.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 36 ayat (3) Jo Pasal 26 ayat (3), dan/atau Pasal 36 ayat (2) Jo Pasal 26 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

GeserπŸ‘‰
Kecewanya Warga Pekalongan Pemenang Doorprize Sepeda Motor, Hadiah Tak Kunjung Diterima walau Sudah Bayar Pajak

Khotijah Kecewa Tak Menerima Hadiah Sepeda Motor

Khotijah (57) merasa kecewa setelah memenangkan doorprize senam sehat berupa sepeda motor Honda Beat senilai Rp 19,9 juta, namun hadiah tersebut belum dia terima setelah lebih dari satu bulan.

Khotijah membeli tiga kupon undian dengan satu kupon mendapatkan hadiah utama. Putrinya menerima kunci motor secara simbolis, namun sepeda motor tidak bisa langsung diambil karena harus membayar pajak sebesar Rp 4 juta terlebih dahulu.

Khotijah mengadukan kasus ini ke polisi setelah tidak mendapatkan kejelasan dari pihak EO dan panitia. Kepala Desa Gandarum mengungkapkan bahwa uang sewa lapangan desa juga belum dibayar oleh pihak EO.

Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

GeserπŸ‘‰
KPK Dalami Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor

KPK Dalami Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor

KPK akan menelusuri dugaan korupsi di Lingkungan Pemerintah Bogor (Pemkab) Bogor setelah seorang pegawai Pemkab diperas oleh pegawai KPK gadungan.

Pegawai KPK gadungan tersebut masih diperiksa di gedung KPK, namun kasusnya akan diserahkan ke Polres Bogor untuk tindak lanjutnya.

Tim KPK berhasil menangkap pelaku di kediamannya dan mengamankan barang bukti berupa uang ratusan juta dan mobil mewah.

Kasus ini masih dalam pemeriksaan, namun hasil klarifikasi sementara menunjukkan bahwa pelaku beroperasi sendiri. Untuk ringkasan menarik lainnya, geser ke atas.

GeserπŸ‘‰
Pegawai KPK Memeras Pemkab Bogor

Pegawai KPK Memeras Pemkab Bogor

KPK mengamankan pria pegawai antirasuah yang memeras pegawai Pemkab Bogor.

Pelaku memakai atribut yang menyerupai KPK dan berhasil mendapatkan uang dan mobil mewah dari pemerasannya.

KPK menegaskan pegawai asli tidak pernah menerima imbalan atau melakukan pemerasan saat melaksanakan tugas.

Pelaku dan 5 orang lainnya telah diamankan dan kasusnya akan diserahkan ke Polres Bogor.

GeserπŸ‘‰
Eks Gubernur Malut AGK Blak-Blakkan soal Bukti 130 Transaksi Senilai Rp3 M untuk Kencan Bareng Wanita

Mantan Gubernur Malut Dituduh Kumpulkan Uang Rp3 Miliar untuk Perempuan

Mantan Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba (AGK) membantah kumpulkan uang sebanyak Rp3 miliar yang diberikan untuk sejumlah perempuan.

Hal itu disampaikan AGK saat JPU KPK menunjukkan bukti sebesar Rp3 miliar dari 130 transaksi diberikan untuk perempuan sesuai arahan AGK.

Menurut AGK, bukti-bukti transaksi yang disampaikan JPU harus diteliti karena ada angka-angka yang ganda.

Dalam sidang kasus gratifikasi di PN Ternate, JPU KPK menunjukkan bukti saksi Eliya Gabrina Bachmid melakukan transaksi di empat rekening dan terdapat uang di rekening senilai Rp6 miliar.

GeserπŸ‘‰
Terbukti Bunuh Istri dan Anak di Subang, Yosep Divonis Penjara 20 Tahun

Terungkap! Terdakwa Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Divonis 20 Tahun Penjara

Terdakwa kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Yosep Hidayah terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap istri dan anaknya. Dia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Kasus ini sempat tidak terungkap lama. Bahkan, Yosep berlaku seakan tak terlibat. Hingga akhirnya pihak kepolisian berhasil mengungkap perannya. Vonis terhadap Yosep dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Ardhi Wijayanto di Pengadilan Negeri Subang, Kamis (25/7).

Berdasarkan data yang didapatkan dalam surat dakwaan, kasus pembunuhan berawal dari keluhan Yosep kepada keponakannya mengenai jatah uang dari istri. Yosep meminta bantuan keponakannya untuk menjalankan rencananya. Yosep menganiaya istri menggunakan stik golf dan anaknya dipukul stik golf serta dibenturkan kepalanya ke tembok.

Tersangka lain, istri kedua Yosep bernama Mimin dan dua anak tiri masih dalam penyidikan. Geser Ke Atas untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

GeserπŸ‘‰
Deputi KemenPAN-RB Terpidana Kasus Korupsi Belum Dieksekusi

Deputi KemenPAN-RB Terpidana Kasus Korupsi Belum Dieksekusi

Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, Alex Denni, masih belum dieksekusi setelah 11 tahun sejak putusan tindak pidana korupsinya pada 2013.

Penangkapan Alex Denni oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung menjadi sorotan, dan Kapuspenkum Kejaksaan Agung menanggapi bahwa penangkapan harus dilihat terkait keseriusan dan upaya jajaran jaksa dalam meringkus buronan.

Eksekusi Alex Denni dilakukan setelah putusan kasasi Mahkamah Agung RI pada 2013, dan saat ini dia ditempatkan di Lapas Sukamiskin Bandung untuk menjalani masa hukuman.

Kasus korupsi Alex Denni merupakan prestasi dari program Tangkap Buronan, namun juga menjadi bahan refleksi bagi Kejaksaan Negeri Kota Bandung terkait kendala dalam eksekusi. Geser Ke Atas untuk ringkasan menarik lainnya.

GeserπŸ‘‰
Jokowi Luncurkan Golden Visa, Datangkan Top Global Talent

Jokowi Luncurkan Golden Visa, Datangkan Top Global Talent

Presiden Jokowi meluncurkan Golden Visa di Jakarta, Kamis (25/7).

Jokowi memberikan visa emas pertama kepada pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-Yong. Tujuan dari visa emas ini adalah untuk mendatangkan top investor dan turis asing berkualitas.

Presiden Jokowi ingin meningkatkan daya saing Indonesia dengan mendatangkan top global talent melalui Golden Visa.

Golden Visa diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat Indonesia. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya!

GeserπŸ‘‰
TOP NEWS: Jokowi Kaget Kepala BP2MI Bongkar Bisnis Haram Aparat | Survei Ahok VS Anies di Jakarta

Kepala BP2MI Bongkar Bisnis Haram Aparat

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengungkap keterlibatan aparat dalam sindikat bisnis haram di hadapan Presiden Jokowi.

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis nama-nama dengan elektabilitas tertinggi dalam Pilgub Jakarta 2024, termasuk Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama, dan Ridwan Kamil.

Para pembaca Generasi Milenial dan Generasi Z tertarik membaca ringkasan ini yang mengungkap pengungkapan keterlibatan aparat dalam bisnis haram serta hasil survei elektabilitas calon gubernur Jakarta.

Geser ke atas untuk menemukan ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda.

GeserπŸ‘‰
FOTO: Kemenkominfo Gandeng MUI Perangi Judi Online

Kemenkominfo Gandeng MUI Perangi Judi Online

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam upaya pemberantasan judi online.

MUI menyatakan dukungan positif terhadap kehadiran Satgas judi online dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan fenomena judi online.

Menteri Budi Arie mengungkapkan bahwa jumlah deposit masyarakat pada situs judi online mengalami penurunan signifikan menjadi Rp34,49 Triliun, menunjukkan hasil positif dari pemberantasan judi online yang dilakukan pemerintah.

Kerjasama antara Kemenkominfo dan MUI dalam memerangi judi online mendapat apresiasi dari masyarakat. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

GeserπŸ‘‰
Penyidik KPK Geledah Ruangan Komisi D DPRD Jateng

Penyidik KPK Geledah Ruangan Komisi D DPRD Jateng

Penyidik KPK menggeledah ruangan Komisi D di lantai tiga Gedung DPRD Jawa Tengah.

Rombongan penyidik datang dikawal petugas bersenjata laras panjang dan keluar dengan membawa segepok berkas.

Komisi D DPRD Jateng diketuai oleh Alwin Basri yang merupakan suami Wali Kota Semarang.

Belum diketahui tujuan penyidikan KPK terhadap ruangan Komisi D tersebut.

GeserπŸ‘‰
Kejagung Ungkap Fakta yang Tak Dilihat Hakim hingga Bebaskan Ronald Tannur: Ada Korban Meninggal

Kejagung Akan Ajukan Kasasi Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan

Kejagung akan mengajukan kasasi atas vonis bebas terdakwa pembunuhan Dini Sera Afriyanti.

Majelis hakim tidak melihat bukti yang disodorkan jaksa secara utuh, sehingga berujung vonis bebas bagi terdakwa.

Fakta-fakta penting dalam persidangan seperti rekaman CCTV dan visum et repertum tidak dipertimbangkan secara holistik oleh hakim.

Kejagung akan kembali menyiapkan bukti-bukti dalam tahap kasasi untuk mencari siapa yang bertanggung jawab atas kematian Dini.

GeserπŸ‘‰
Viral Video Anggota Ormas Sekaligus Kades Ancam Pelapor Dugaan Pungli di Kebumen, Ini Langkah Polisi

Polisi Selidiki Video Viral Pungli di SD Negeri

Polisi merespons video viral wali murid di Desa Menganti, Kecamatan Petahanan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah didatangi dan diintimidasi anggota ormas Pemuda Pancasila seusai membuat laporan dugaan pungli di SD negeri.

Polisi melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus yang dipicu laporan dugaan pungli di SD negeri ini. Para pihak yang terlibat dalam video tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk Kades Menganti.

Dalam video viral tersebut, terlihat sejumlah pria yang mengenakan atribut Pemuda Pancasila, termasuk seorang kepala desa. Mereka terlibat cekcok dengan wali murid dan anggota LSM yang melaporkan dugaan pungli di salah satu SD negeri.

Polisi belum memberikan informasi terkait kronologi dan tindak lanjut viralnya video tersebut. Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kebumen menyatakan bahwa polisi sedang menangani kasus ini dan akan ada pembinaan kepada anggota ormas. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

GeserπŸ‘‰