Polisi Periksa Sopir Pikap dan Truk Terkait Kaki Bocah SD Putus Ditabrak

Kamis, 29 Agustus 2019 11:54 Reporter : Kirom
Polisi Periksa Sopir Pikap dan Truk Terkait Kaki Bocah SD Putus Ditabrak Ilustrasi tabrakan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan lalu lintas Polres Kota Tangerang Selatan telah memeriksa kedua sopir pikap B 9378 WUC dan truk roda 6 B 9950 NDC, yang menyebabkan Muhammad Celvin mengalami putus kaki kanannya, Senin (26/8).

Kasat Lantas Polres Kota Tangsel AKP Lalu Hedwin Anggara mengungkapkan, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi di lokasi dalam peristiwa tersebut.

"Kami sudah periksa dua pengemudi pikap dan truk, status keduanya masih sebagai saksi," ucap Lalu Hedwin, Kamis (29/8).

Tidak menutup kemungkinan polisi meningkatkan status sopir menjadi tersangka dalam kasus penabrakan pelajar SD di Kampung Babat, Legok tersebut.

"Status masih saksi, sambil mengambil keterangan dari pihak lain. Jika ada cukup bukti bisa kita tetapkan menjadi tersangka. Bisa sopir pikap atau sopir truk. Karena saat ini kami masih mendalami keterangan saksi-saksi di lokasi," lanjutnya.

Lalu menyebutkan, dalam insiden itu, selain Celvin, pelajar SD, kernet pikap juga mengalami luka, akibat insiden kecelakaan itu.

"Korban luka dua orang, siswa SD mengalami luka berat dan seorang kernet pikap luka ringan. Untuk anak SD sudah lebih membaik kondisinya," ucap dia.

Dia berpesan agar masyarakat meninggikan empatinya terhadap korban kecelakaan lalu lintas. Karena dalam video yang viral itu, anak SD yang meronta karena kakinya putus usai ditabrak, tidak segera mendapat pertolongan dari warga yang melihat.

"Menjadi keprihatinan kita semua saat kejadian berlangsung, warga di lokasi tidak cepat merespons korban. Malah sempat memvideokan," ucap Lalu. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Kecelakaan
  2. Tangerang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini