Polisi Periksa Pejabat Dinas Damkar Depok Terkait Dugaan Insentif Covid-19 Disunat

Kamis, 15 April 2021 17:25 Reporter : Nur Fauziah
Polisi Periksa Pejabat Dinas Damkar Depok Terkait Dugaan Insentif Covid-19 Disunat Ilustrasi Kebakaran. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Polres Metro Depok memeriksa tiga pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok terkait dugaan korupsi.

Satu diantaranya adalah Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Welman Naipospos. Dia datang bersama dua pegawai lainnya.

Hal itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP I Made Bayu Sutha. Ketiganya diundang datang untuk diminta klarifikasi terkait dugaan korupsi yang terjadi di sana.

"Tiga pegawai Damkar kita klarifikasi keterangan terkait berita yang viral di media," katanya, Kamis (15/4).

Namun, Bayu belum bisa menjelaskan detil dugaan korupsi mana yang dimaksud. Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman informasi terlebih dahulu.

"Nanti kita dalami lagi setelah ada pendalaman dari kami nanti kita sampaikan lagi," bebernya.

Saat ditanya apakah salah satu pendalaman yang dimaksud terkait dugaan 'penyunatan' insentif dana Covid-19 yang diterima oleh pegawai honorer, Bayu membenarkan.

Namun untuk lebih lanjutnya akan disampaikan setelah proses klarifikasi selesai. "Yang kita klarifikasi itu insentif dan dana Covid," tegasnya.

Sebelumnya, Welman Naipospos mengaku memenuhi undangan penyidik atas perintah Kepala DPKP Kota Depok Gandara Budiana. Ketika ditanya soal dugaan korupsi yang terjadi, Welman enggan menjelaskan.

"Ya yang viral-viral saja. Ya yang viral saja. Saya hanya diperintah Pak Kadis saja," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini