Polisi Minta Semua Pihak Tak Terpancing Usai 2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang

Minggu, 28 November 2021 20:56 Reporter : Ihwan Fajar
Polisi Minta Semua Pihak Tak Terpancing Usai 2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Penyerangan 2 Asrama Mahasiswa di Makassar. ©2021 Merdeka.com/Fajar Ihwan

Merdeka.com - Dua asrama mahasiswa yakni IPMIL dan KEPMI Bone diserang orang tak dikenal (OTK). Kepolisian langsung mengumpulkan sejumlah tokoh masyarakat dari Luwu Raya dan Bone untuk meredam konflik kelanjutan antara mahasiswa Luwu Raya dan Bone pascapenyerangan tersebut.

"Kami melakukan kegiatan preventif pencegahan untuk tetap menjaga Makassar ini aman dan kondusif," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Witnu Urip Laksana, di Cangkir Kopi Jalan Tupai Kota Makassar, Minggu (28/11).

Witnu berjanji akan menindak tegas pihak yang melakukan sweeping terhadap pengendara yang menggunakan pelat nomor berasal dari Kabupaten Bone. Ia berharap warga, khususnya mahasiswa tidak terpancing isu sweeping tersebut.

"Jadi terhadap isu ini saya menyampaikan kepada masyarakat, khususnya adik-adik mahasiswa baik itu dari Luwu Raya dan Bone yang melaksanakan pendidikan, jangan terpancing. Saya pastikan, kalau ini terjadi maka kami akan berikan tindakan," tuturnya.

Sementara terkait pelaku penyerangan, Witnu menuturkan akan melakukan tindakan tegas. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman warga Kota Makassar.

"Kami akan menindak tegas kepada oknum pelaku pada saat kejadian tadi malam maupun yang kejadian pagi," ucapnya.

penyerangan 2 asrama mahasiswa di makassar

Ketua Kerukunan Luwu Raya, Buhari Kahar Muzakkar menegaskan, kejadian nahas tersebut tidak boleh berkembang. Buhari mengimbau mahasiswa Luwu Raya jangan terprovokasi atas kejadian tersebut.

"Luwu dan Bone itu satu. Kita hentikan, jangan terprovokasi," kata Buhari.

Buhari mengatakan, Kerukunan Keluarga Luwu Raya berencana menjenguk penghuni asrama mahasiswa yang jadi korban penyerangan OTK.

Ketua Kerukunan Keluarga Bone, Andi Syahri Wijaya, juga meminta penyerangan asrama mahasiswa itu tidak berlanjut.

"Kami imbau mahasiswa tunggu dulu secara seksama pihak berwajib menangani kasus ini bagaimana sebenarnya," ucapnya.

Baca juga:
Gara-Gara Pohon Jengkol, Petani di Musi Rawas Rusak Mobil Tetangga
Rumah Polwan di Medan Diserang Puluhan Orang, Seorang Polisi Dibacok
Puluhan Selongsong Peluru Ditemukan di Lokasi Penembakan Pos Polisi di Aceh Barat
Pospol di Aceh Barat Diduga Ditembaki Pakai AK-47, Tak Ada Polisi Terluka

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penyerangan
  3. Makassar
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini