Polisi Minta Korban Vitamin Kedaluwarsa Puskesmas Kamal Muara Melapor

Kamis, 22 Agustus 2019 13:54 Reporter : Ronald
Polisi Minta Korban Vitamin Kedaluwarsa Puskesmas Kamal Muara Melapor Puskesmas Kamal Muara. ©2019 Merdeka.com/Ahdania Kirana

Merdeka.com - Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto meminta warga yang menjadi korban vitamin kedaluwarsa Puskesmas Kamal Muara segera melapor. Sejauh ini, baru dua warga yakni Novi Sri Wahyuni (21) dan Winda Dwi Lestari (23) yang membuat laporan.

"Jadi kami prinsipnya terbuka kepada masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengalami hal yang seperti dialami Novi ini silakan melapor," kata Budhi di Jakarta, Kamis (22/8).

Budhi mengatakan vitamin kedaluwarsa tak hanya membahayakan di pengonsumsi melainkan janin dalam kandungan. Karena itu vitamin khusus ibu hamil sebagai penguat kandungan.

"Apalagi ini terhadap seorang manusia yang sedang berbadan dua. Tentunya ada dua nyawa, tidak hanya nyawa ibu tapi juga bayi yang dikandungnya," tuturnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Kecamatan Penjaringan, Agus Ariyanto Haryoso mengaku adanya kelalaian petugas farmasi. Pihaknya meminta maaf atas peristiwa ini.

©2019 Merdeka.com/Ahdania Kirana

"Saya mengucapkan minta maaf kepada keluarga pasien bahwa telah terjadi kesalahan pemberian obat yang ternyata kedaluwarsa. Harusnya sudah dilabel bahwa (obat) ini sebentar lagi kedaluwarsa, ini masih lama kadaluwarsanya. Terus dia kemudian mengecek lagi tanggalnya terus disampaikan kepada pasien," kata Agus.

Dia menuturkan, petugas farmasi memberikan tiga lembar vitamin B6 yang sudah kedaluwarsa kepada Novi. Padahal, pada lembaran vitamin tersebut sudah terdapat coretan spidol biru yang menandakan obat tersebut sudah kedaluwarsa.

"Tandanya sudah ada, namun sepertinya petugasnya sedang tidak konsentrasi pada hari itu," ucapnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini