KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Polisi Militer usut pembakaran Polres OKU

Kamis, 7 Maret 2013 11:18 Reporter : Muhammad Hasits

Merdeka.com - Polisi Militer Kodam Sriwijaya turun tangan mengusut kasus pembakaran markas Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, yang dilakukan oleh anggota TNI.

"Langkah yang diambil anggota batalyon oleh anggota, oleh Pomdam, Kodim di sana," ujar Laksamana Muda Iskandar Sitorus kepada merdeka.com, Kamis (7/3).

Aksi anarkis para tentara dipicu oleh tindakan polisi yang menembak rekannya bernama Pratu Hery. "Informasinya adalah berawal dari pelanggaran lalu lintas. Itu sekitar satu atau dua bulan lalu. Kemudian mereka menanyakan kasus ini ke Polres," ujar Iskandar.

Meski melanggar lalu lintas, Pratu Hery malah kabur. Kemudian anggota TNI itu dikejar oleh polisi dan terjadi penembakan.

"Kalau tidak salah yang menembak bernama Brigadir Wijaya. Makanya, puluhan anggota TNI itu menanyakan kasus ini ke Polres," ujarnya.

Karena tidak terima dengan jawaban polisi, puluhan anggota TNI itu langsung membakar kantor Polres. Tidak itu saja, anggota TNI itu juga membakar sejumlah kendaraan yang terparkir di depan kantor.

Baca juga:
Kapolri minta Panglima TNI tindak tegas pembakar Mapolres OKU
Ini rombongan TNI saat serang Polres OKU
Ratusan warga tonton pembakaran Polres OKU oleh anggota TNI

Topik berita Terkait:
  1. Bentrok TNI Polri
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.