Polisi Malaysia Pastikan Korban Mutilasi adalah WNI Ai Munawaroh

Jumat, 1 Maret 2019 09:18 Reporter : Merdeka
Polisi Malaysia Pastikan Korban Mutilasi adalah WNI Ai Munawaroh ai munawaroh. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi Diraja Malaysia (PDRM) memastikan salah satu potongan tubuh yang ditemukan di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia sebagai jasad Ai Munawaroh. Dia merupakan staf pribadi bos tekstil asal Bandung bernama Nuryanto yang jasadnya juga ditemukan di lokasi yang sama.

"Polri mendapat kabar bahwa telah keluar hasil tes DNA jenazah perempuan korban pembunuhan di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia. Hasilnya itu korban positif Ai Munawaroh," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta, Jumat (1/3).

Saat ini, Polri tengah menunggu surat resmi dari otoritas Malaysia terkait hasil identifikasi tersebut. Dokumen resmi juga dibutuhkan untuk membawa jasad Ai Munawaroh pulang ke Tanah Air.

"Kita tunggu surat resminya. PDRM akan membuat surat resmi, nanti dikirim ke KBRI di sana," tuturnya.

Ai Munawaroh diduga menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi bersama saat berada di Malaysia bersama bosnya, Ujang Nuryanto (37). Pengusaha tekstil asal Bandung, Jawa Barat itu pergi ke Malaysia pada 17 Januari 2019 untuk mengambil uang dari rekan bisnisnya WN Pakistan.

Keduanya diduga hilang saat suami Nuryanto bernama Meli tidak bisa menghubunginya pada 22 Januari 2019. Meli sempat melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jawa Barat. Penelusuran sementara saat itu, Nuryanto diketahui pergi ke Malaysia bersama staf pribadinya.

Pada 26 Januari 2019, warga Selangor, Malaysia dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang dimasukkan ke dalam tiga kantong di Sungai Buloh. Diduga kuat korban mutilasi tersebut merupakan Nuryanto dan Ai Munawaroh.

Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi satu jasad atas nama Nuryanto melalui pengecekan sidik jari. Sementara jasad satunya harus diidentifikasi melalui tes DNA karena potongan tubuh bagian tangannya belum ditemukan.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini