Polisi Malaysia ditangkap bawa sabu di Medan, Konsul kebingungan

Reporter : Yan Muhardiansyah | Selasa, 14 Mei 2013 12:20
Polisi Malaysia ditangkap bawa sabu di Medan, Konsul kebingungan
narkoba. shutterstock

Merdeka.com - Konsul Malaysia di Medan, Nor Azhar Hajis, kecewa karena pihak berwenang di Indonesia tidak memberitahukan informasi resmi terkait penangkapan Salim Bin Muhammad Yusof (49), personel Polis Diraja Malaysia yang kedapatan membawa 0,5 gram sabu-sabu di Bandara Polonia Medan. Dia mengaku mengetahui kejadian itu dari media massa.

"Saya belum dapat informasi dari pihak Bea Cukai dan polisi. Saya lagi mencari informasinya," kata Nor Azhar Hajis saat dihubungi wartawan, Selasa (14/5).

Dia mengaku hanya mendapat informasi dari media massa mengenai penangkapan itu. "Sepatutnya, mereka (Bea & Cukai dan polisi) memberitahu kepada kami dulu sebelum kepada wartawan. Kami belum mendapat informasi, kecuali dari koran," ucap Nor Azhar Hajis.

Menurutnya, pihak berwenang di Indonesia selayaknya lebih dulu mengikutsertakan perwakilan negara Malaysia, sebelum memberi tahu penangkapan itu kepada wartawan.

"Itu saja, saya belum boleh bicara apa-apa lagi sebelum mendapat informasi dari pihak berwenang," ucapnya.

Seperti diberitakan seorang personel Polisi Diraja Malaysia, Salim Bin Muhammad Yusof (49), tertangkap membawa narkoba jenis sabu-sabu di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Polonia Medan, Senin (13/5) siang. Pria yang diketahui berpangkat lans koperal ini kedapatan membawa 0,5 gram zat metapethamine itu.

Salim ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Polonia Medan tak lama setelah turun dari pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8055 sekitar pukul 14.00 WIB. Pesawat itu membawanya dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Pria dengan paspor bernomor S 27298711 ini tak dapat mengelak saat petugas Bea dan Cukai yang curiga menemukan 0,5 gram sabu-sabu dari dalam dompetnya.

[lia]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Kasus Narkoba WNA

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE