Polisi klaim angka kecelakaan arus mudik 2018 di Karawang menurun

Kamis, 21 Juni 2018 13:03 Reporter : Bram Salam
Polisi klaim angka kecelakaan arus mudik 2018 di Karawang menurun Kemacetan di pintu Tol Palimanan. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kepolisian Resor Karawang mengklaim jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 menurun. Penurunan angka kecelakaan dikarenakan beberapa faktor, diantaranya tren penggunaan kendaraan roda dua, infrastruktur yang disiapkan Pemerintah dan kesiapan petugas dalam antisipasi maupun penanganan selama arus mudik.

Data di Kepolisian Resor Karawang jumlah korban meninggal dunia selama arus mudik dan balik 2018 hingga H+5 berjumlah 1 orang dari 3 kasus kecelakaan.

Kepala Unit Kecelakaan lalu lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Karawang Ipda Sabar Santoso mengatakan jumlah ini merupakan catatan sejak Operasi Ketupat Lodaya 2018 yang dilakukan sejak H-7 Lebaran.

"Pada Lebaran Tahun ini, sampai H+5 Lebaran,kecelakaan terjadi dengan rincian 1 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat dan 1 luka ringan, dengan jumlah kerugian materi Rp 2.100.000,"kata Sabar, Kamis (21/6).

Menurutnya, jumlah kecelakaan mengalami penurunan secara signifikan baik kejadian atau korban luka bila dibandingkan periode sama tahun lalu. Pada 2017 tercatat, ada 4 kejadian kecelakaan, dengan rincian 1 orang meninggal dunia, 3 luka ringan dan 4 orang luka berat.

Pengguna sepeda motor menjadi yang paling banyak mengalami kecelakaan dibanding moda lain pada 2017 lalu.

Diakuinya, secara umum penyebab kecelakaan terjadi akibat faktor manusia baik bagi pemudik maupun warga yang melintas saat kondisi jalan ramai dilintasi pemudik.

"Faktor utama turunnya angka kecelakaan infrastruktur yang baik serta kesiapan yang matang selama arus mudik dan balik Lebaran,serta perilaku pemudik yang sudah baik," tandas Sabar. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini