Polisi kantongi nama-nama warga terlibat tawuran di Manggarai

Rabu, 8 Maret 2017 12:08 Reporter : Ronald
Polisi kantongi nama-nama warga terlibat tawuran di Manggarai Pengendara putar arah akibat tawuran warga di Sahardjo. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Jakarta Selatan mengaku telah mengantongi nama-nama yang terlibat dalam tawuran antara warga Tambak, Jakarta Pusat dengan warga Manggarai, Jakarta Selatan. Di mana dua orang meninggal dunia akibat tawuran beberapa hari lalu itu.

Kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto, pihaknya siang ini berencana akan menangkap para pelaku. Namun, dirinya enggan menyebutkan berapa pelaku yang akan diamankan.

"(Identitasnya) sudah (diketahui). Kami masih selidiki, ada yang kabur ada yang nggak. (Berapa orang?) Ada banyak kan. Di Manggarai (gang Tuyul) dan Tambak. Kami akan melakukan penindakan," katanya usai dikonfirmasi, Rabu (8/3).

Menurutnya, dari aksi tawuran tersebut pihaknya telah mendata para korban. "Ada banyak belasan (korban)," katanya.

Sebelumnya, tawuran antar warga terjadi di Jalan Tambak dan Jalan Manggarai, Minggu (5/3) petang. Keributan itu kembali pecah Senin (6/3) kemarin, setelah dua warga dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.

Warga di Jalan Tambak sempat menerima ancaman sebelum tawuran kembali pecah pada Senin (6/3) petang. Ancaman itu diduga dilakukan warga Jalan Manggarai pada pagi hari sebelum terjadinya tawuran.

"Kemarin ada ancaman Senin pagi karena ada warga dia (Manggarai) yang meninggal. Kita nggak nanggepin ancaman. Ada orang naik motor, bilang (ke warga Jalan Tambak) siap-siap saja habis ngubur," cerita salah satu warga, Fitri Yanti (36), kepada merdeka.com, Selasa (7/03).

Fitri mengatakan, tawuran itu dipicu pelemparan petasan terhadap warga Jalan Tambak saat melintas di Jalan Manggarai menuju kawasan Puncak, Bogor, pada Minggu (5/3) siang. Namun, sesaat setelah warga pulang ke rumah dan melintasi kawasan itu, pelemparan petasan kembali terulang hingga terjadi tawuran.

"Pas Minggu sore itu sudah mulai ada yang melempar petasan, cuma kita nggak ngelayanin. Kurang lebih pukul 16.30 WIB mulai lagi, baru kita ikut berantem soalnya warga kita sudah mulai pada pulang dari Puncak," papar Fitri.

Dia mengatakan, dari peristiwa tawuran ini belasan warga dari Jalan Tambak, terluka. Beberapa korban luka sempat di bawa ke rumah sakit. "Yang luka kena mimis, kaca, batu. Kemaren di bawa ke RS. Cipto Mangunkusumo, kalau yang nggak parah RS. Tambak," paparnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini