Polisi Hentikan Mobil yang Memasang Stiker 'Ampun Pak Polisi Uang Kami Habis'

Rabu, 8 Mei 2019 13:25 Reporter : Ronald
Polisi Hentikan Mobil yang Memasang Stiker 'Ampun Pak Polisi Uang Kami Habis' Polisi Hentikan Mobil bertuliskan Ampun Pak Polisi Uang Kami Habis. ©Instagram brimob_brigade_mobile

Merdeka.com - Sebuah video viral di media sosial, Instagram berdurasi 36 detik. Pasalnya, di video itu mempertontonkan sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi BA 1664 AV, memakai stiker di belakangnya bertuliskan 'Ampun Pak Polisi Uang Kami Habis'.

Dalam video itu juga, seorang pria yang diduga sebagai pengemudi juga diketahui telah habis Surat Izin Mengemudi-nya (SIM) sejak 2014 lalu.

Kasubdit Gakum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir mengatakan, video itu diambil di Jalan Tol Dalam Kota arah Cawang menuju ke Ancol tepatnya dekat outramp Sunter, Jakarta Utara.

"Kejadian terjadi pada Senin 6 Mei 2019 lalu sekira pukul 14.30 WIB. Pengemudi SIM-nya telah habis masa berlaku sejak tahun 2014, kemudian dilakukan Gakkum dengan tilang pelanggaran yang disangkakan Pasal 288 Ayat 2 undang-Undang 22 Tahun 2009 dengan ancaman pidana kurungan satu bulan atau denda Rp 250 ribu," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (8/5).

Dia menjelaskan, mobil itu tidak diberhentikan karena stiker yang bernada konyol. Namun, polisi menghentikan pengendara karena pengemudi diduga membawa ugal-ugalan dan mencurigakan.

"Jadi bukan karena stiker. Itulah gunanya polisi patroli mengetahui adanya sesuatu yang aneh dari pengendara," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengimbau, kepada para pengendara untuk tidak menempel apapun yang berbau provokatif pada kendaraannya.

"Ya kalau sifatnya memprovokasi stiker itu ya nggak boleh dong, mau siapa aja dan sebagainya itu nggak boleh," jelasnya.

"Imbauannya ya marilah kita ciptakan suasana yang kondusif lah, ciptakan persaudaraan aja gitu sih," sambung Yusuf.

Dalam pemeriksaan, polisi masih mendalami motif sopir memasang stiker yang diduga memprovokasi tersebut.

"Oh itu (motif) belum kita dalami, nanti fungsi lain lah yang dalami bukan kita, yang jelas dia melanggar kemudian di cek, rupanya SIMnya sudah mati juga ya, udah mati sejak 4 bulan lalu," tutup Yusuf. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini