Polisi: Hasil visum, luka di tubuh pendiri Matahari karena benturan di sungai

Selasa, 13 Maret 2018 20:05 Reporter : Radeva Pragia Bempah.
Pendiri Matahari Dept. Store. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan jasad Hari Darmawan, pendiri Matahari Department Store, yang tersangkut di batu aliran Sungai Ciliwung pada Sabtu (13/3) lalu. Dipastikan tak ada tanda-tanda terjadinya kekerasan.

Walaupun ada sejumlah luka di tubuh pemilik Taman Wisata Matahari itu, polisi yakin itu karena benturan saat almarhum terjatuh ke Sungai Ciliwung.

"Hasil visum adanya luka-luka karena cenderung akibat terbentur batu-batu saat jatuh ke sungai," kata Kepala Polres Bogor, AKBP AM Dicky, kepada wartawan, Selasa (13/3).

Dicky menuturkan, sebelum terjatuh diketahui almarhum sempat menuju ke bagian bawah villa pribadinya yang berbentuk panggung dan berada persis di bibir sungai. Di saat itu, kata Dicky, almarhum sempat menyuruh sopir pribadinya untuk mengambilkan air minum di dalam mobil. Namun, ketika si sopir kembali mengantarkan air, almarhum sudah tidak ada di tempat.

"Untuk sementara, kami menyampaikan bahwa almarhum meninggal dunia karena terjatuh ke dalam sungai pada saat beliau berada di villanya," ucapnya.

11 Orang diperiksa

Meski demikian, polisi tetap meminta keterangan sejumlah pihak. Sebanyak 11 saksi yang merupakan staf dan sopir pribadinya sudah diperiksa.

Dicky menambahkan, sebelum kejadian tersebut, almarhum sempat ditemani oleh lima orang stafnya makan malam di salah satu restoran di sana pada hari Jumat (9/3) lalu. Namun, secara mendadak, almarhum meminta sopirnya untuk mengantarnya ke villa. Ketika itu, dia ingin mengecek kondisi villanya.

"Keterangan saksi, sebelumnya sekitar jam 7 malam, beliau sedang makan bersama stafnya. Kemudian, mendadak ingin melihat villanya karena pas di hari itu sedang hujan deras," sebutnya.

"Tidak ada jejak atau tanda-tanda kekerasan di lokasi kejadian," kata dia.

Polisi sejauh ini masih mencari tas milik almarhum berisi telepon selular dan dompet yang diduga hilang terbawa arus. Sementara, barang bukti yang didapati polisi adalah uang tunai, pakaian, dan sepatu. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Bos Matahari Tewas
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini