Polisi Gagalkan Penyelundupan 1.812 Burung Dilindungi di Pelabuhan Merak

Rabu, 27 November 2019 12:19 Reporter : Dwi Prasetya
Polisi Gagalkan Penyelundupan 1.812 Burung Dilindungi di Pelabuhan Merak Polisi Gagalkan Penyelundupan 1812 Burung Dilindungi. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan burung dilindungi di Jembatan Layang pintu pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Rabu (27/11) dini hari. Sebanyak 1.812 ekor burung yang berasal dari hutan di kawasan Sumatera Selatan itu rencananya akan dikirim ke Jakarta, Bandung dan Kota Serang.

"Kita mengamankan dua orang pelaku AL (30) dan CA (18) yang sedang membawa burung yang diduga dilindungi dan burung lainnya yang berasal dari hutan di kawasan Prov-Sumatera Selatan," kata Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana saat dikonfirmasi.

Ribuan burung tersebut diangkut menggunakan 1 unit mobil minibus grand livina dengan nomor polisi B 1849 CVC. '

1 dari 1 halaman

Tanpa Dokumen Resmi

Saat diperiksa polisi, dua orang pelaku tidak memiliki dokumen perizinan dari BKSDA dan surat atau dokumen (SKKH) dari Balai karantina Pertanian.

"Selanjutnya Pelaku berikut burung dan kendaraannya dibawa ke Sat Reskrim Polres Cilegon untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat undang-umdabg RI nomor 05 tahun 1990 tentang konservasi SDA hayati dan ekosistemnya dan/atau undang-undang RI nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan. [ray]

Baca juga:
Hampir Sebulan Berlalu, Polisi Masih Kesulitan Tangkap Pencuri Puluhan Penyu di Bali
Penyelundupan 45 Burung Khas Kalimantan ke Parepare Digagalkan Petugas Karantina
Melihat Detektif Cari Hewan Peliharaan yang Hilang di China
Jual 97 Satwa Dilindungi, 2 Warga Balikpapan Ditahan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp7,7 M dari Jambi-Singapura

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini