Polisi Fokus Cari Korban & Serpihan KM Amelia Meledak di Sungai Mahakam

Rabu, 6 Februari 2019 15:21 Reporter : Saud Rosadi
Polisi Fokus Cari Korban & Serpihan KM Amelia Meledak di Sungai Mahakam Lokasi ledakan di Dermaga Sungai Mahakam. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Polisi terus menyelidiki sebab ledakan yang menghancurkan kapal KM Amelia, yang terjadi di Dermaga Sungai Mahakam, Jalan KH Mas Mansyur, Selasa (5/2) malam. Serpihan KM Amelia, diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

"Kita sudah amankan serpihan kapal, tabung gas dan juga barang-barang korban seperti tas dan dompet ya," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan, AKP Aldi Alfa Faroqi, ditemui wartawan di lokasi kejadian, Rabu (6/2).

Aldi menerangkan, kepolisian juga telah menemui korban, yang masih dirawat di dua rumah sakit di Samarinda. "Kita sudah cek kondisi korban. Juga, sementara ada 3 saksi yang kita mintai keterangan. Sejauh ini belum ada rencana datangkan Puslabfor, masih fokus pencarian korban," ujar Aldi.

Pantauan merdeka.com di lokasi kejadian, dua bangunan mess yang terdiri dari 2 lantai dan terbuat dari kayu terlihat rusak dan tidak lagi ditinggali penghuninya. Ada 7 pintu di kedua bangunan mess.

Selain merusak 7 pintu, ledakan juga merusak atap seng. Bahkan di dermaga, juga berserakan serpihan kayu, plywood dan kaca, yang disebabkan ledakan dahsyat itu. Termasuk membuat beberapa papan dermaga terangkat.

Di lokasi, masih terlihat serpihan dan potongan papan kayu KM Amelia. Juga ada 3 jenis tabung elpiji ukuran 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg, yang sementara diamankan di lantai dermaga.

Pencarian tim SAR gabungan yang dilakukan sejak pagi tadi, hingga pukul 14.30 Wita siang ini, belum berbuah hasil. Tim SAR Brimob Polda Kaltim, sempat melakukan penyelaman di bawah permukaan sungai Mahakam.

Komandan Basarnas Kaltim-Kaltara Unit Siaga SAR Samarinda, Dede Hariana ditemui merdeka.com di lokasi kejadian juga menyebutkan, ada 2 korban ABK yang masih dicari, Arman (25) dan Jamaluddin (50). "Dari informasi saksi, 2 ABK ini ada di atas kapal saat ledakan. Dari pencarian jam 6 pagi tadi, kita lakukan penyisiran sungai radius hingga 10 kilometer, bersama unsur SAR gabungan," ungkap Dede.

Diketahui, ledakan besar terdengar dari KM Amelia, kapal bermuatan sembako dan gas elpiji rute Samarinda menuju Bidukbiduk kabupaten Berau, saat bersandar di dermaga Sungai Mahakam, Selasa (5/2) malam. Seketika kapal hancur, dan mengakibatkan KM Tanjung Mas di sebelahnya, ikut karam ke dasar sungai.

Pascaledakan, muatan barang KM Amelia yang hancur dan puluhan tabung gas elpiji mengapung di sungai. Bahkan, ledakan juga merusak bangunan dermaga, dan sekitarnya. Dari 3 korban luka bakar, Ramadhan (20), meninggal dalam perawatan medis RS Dirgahayu. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini