Polisi Bubarkan Tabligh Akbar di Tigaraksa Demi Cegah Penyebaran Corona

Rabu, 25 Maret 2020 14:44 Reporter : Kirom
Polisi Bubarkan Tabligh Akbar di Tigaraksa Demi Cegah Penyebaran Corona Jemaah Tabligh akbar di Desa Margasari. ©2020 Merdeka.com/kirom

Merdeka.com - Imbauan social distancing oleh Pemerintah, belum dilakukan oleh masyarakat pedesaan. Buktinya, kegiatan pengumpulan massa untuk kegiatan tabligh akbar di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, masih tetap dilakukan Rabu (25/3).

Namun setelah diberi pengarahan untuk membubarkan diri, para jemaah akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary mengungkapkan, pihaknya bersama aparatur kecamatan serta MUI setempat, mendapati suatu kegiatan yang memiliki massa lebih dari 500 orang.

"Kami minta mohon kerja sama seluruh masyarakat, kita harus bersungguh-sungguh memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Tentunya untuk meningkatkan keselamat umat manusia juga," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary di hadapan jemaah tabligh di Desa Margasari, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/3).

1 dari 1 halaman

Ade menjelaskan, lebih dari 500 orang dari berbagai wilayah di Banten dan Jawa Barat hadir, dalam peringatan tabligh akbar tersebut. Kegiatan ini, diadakan oleh majelis taklim Kecamatan Tigaraksa.

"Di sana kami sekaligus kembali mengingatkan masyarakat untuk mencegah penularan wabah virus, karena di wilayah Tigaraksa penyebarannya cukup masif," ujarnya.

Menurut Kapolres, massa tersebut perlahan mulai membubarkan diri setelah pihaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat, dan para petugas juga membongkar seluruh peralatan, umbul-umbul dan panggung yang sempat didirikan.

"Pukul 11.40 WIB mereka sudah bubar, dan berlangsung aman serta tertib. Kami ingatkan masyarakat sementara untuk menuruti dan menaati imbauan ini, agar penyebaran virus bisa segera diatasi. Pada dasarnya, tidak ada pelarangan kegiatan keagamaan oleh Negara, ini hanya sementara sampai persoalan virus covid-bisa teratasi. Maka perlu kerjasama semua pihak," kata dia. [rnd]

Baca juga:
RI Dinilai Punya Cukup Dana Perangi Corona, Tak Perlu Berutang ke IMF dan Bank Dunia
Potret Masyarakat Wuhan Beri Penghormatan untuk Tenaga Medis, Sampai Sujud di Jalan
Wabah Corona Mereda, Tembok Besar di China Kembali Dibuka
Doni Monardo Berharap Donasi Pengusaha Demi Melawan Corona
Jokowi akan Ikut KTT Luar Biasa Secara Online, Bahas Penanganan Covid-19
Antisipasi Virus Corona, Bupati Purwakarta akan Jalani Tes Swab

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini